Lancarkan Operasi Udara di Irak Utara dan Suriah, Pasukan Turki Hancurkan 32 Target Teroris

Newswire
Newswire Kamis, 24 Oktober 2024 22:57 WIB
Lancarkan Operasi Udara di Irak Utara dan Suriah, Pasukan Turki Hancurkan 32 Target Teroris

Sejumlah mobil ambulans bersiaga di dekat fasilitas perusahaan dirgantara Turki, Turkish Aerospace Industries (TAI) di Ankara, Turki, yang diserang sekelompok teroris pada Rabu (23/10/2024) waktu setempat./Antara

Harianjogja.com, ANKARA—Kementerian Pertahanan Nasional Turki menyatakan bahwa pasukan Turki berhasil menghancurkan 32 target teroris dalam operasi udara di Irak utara dan Suriah, dan sejumlah besar teroris telah dinetralkan.

Dikutip dari Anadolu, Kementerian dalam pernyataannya mengatakan bahwa operasi itu dilakukan sesuai dengan hak sah untuk membela diri menurut Pasal 51 Piagam PBB, dengan tujuan menetralkan PKK/KCK dan elemen-elemen teroris lainnya serta untuk menghilangkan serangan teror terhadap pasukan publik dan keamanan dan memastikan keamanan perbatasan.

Pernyataan itu menyebutkan sebanyak 32 target teroris berhasil dihancurkan dan operasi udara itu akan berlanjut.

"Angkatan Bersenjata Turki, yang tumbuh dari bangsa kita yang mulia, akan melanjutkan perjuangan melawan terorisme dengan tekad dan keteguhan untuk kelangsungan hidup dan keamanan negara dan bangsa kita sampai tidak ada satu pun teroris yang tersisa, seperti di masa lalu,” kata dia, Rabu (23/10/2024).

"Selama operasi ini, semua langkah yang diperlukan telah diambil untuk memastikan bahwa warga sipil yang tidak bersalah, elemen ramah, aset historis dan budaya dan lingkungan tidak dirugikan," tambahnya.

BACA JUGA: Serangan Teroris di Turki Tewaskan Lima Orang dan 22 Lainnya Luka-luka

Hal ini muncul setelah sebuah ledakan dan rentetan tembakan terdengar di fasilitas Industri Dirgantara Turki di ibukota Ankara pada Rabu.

Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya menjelaskan bahwa dua teroris yang menyerang fasilitas tersebut berhasil dinetralkan, sementara lima lainnya tewas dan 22 terluka.

Pihak berwenang Turki menggunakan istilah "menetralkan" untuk menyiratkan para teroris menyerah atau terbunuh atau ditangkap

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online