Dasco Bantah Pernyataan Bahlil Terkait Tukar Guling Kursi Menteri Kabinet Prabowo dengan Ketua MPR

Annisa Nurul Amara
Annisa Nurul Amara Rabu, 23 Oktober 2024 14:37 WIB
Dasco Bantah Pernyataan Bahlil Terkait Tukar Guling Kursi Menteri Kabinet Prabowo dengan Ketua MPR

Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah terkait ucapan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia yang mengatakan Golkar mendapat delapan kursi menteri di Kabinet Merah Putih karena memberikan jatah kursi Ketua MPR RI ke Partai Gerindra. Hal itu dikenal publik dengan sebutan tukar gulinf jatah kursi menteri dengan kursi ketua MPR RI.

Dasco menegaskan pemilihan Pimpinan MPR RI  dilakukan secara musyawarah dan mufakat antara fraksi-fraksi yang ada. Dari situ terpilihlah Ahmad Muzani sebagai ketua MPR RI periode 2024-2029. Namun, Dasco juga menyebut memang saat itu Golkar sebagai bagian dari partai koalisi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki keinginan untuk menduduki kursi Pimpinan MPR RI.

BACA JUGA : Sultan Tanggapi Pernyataan Bahlil Soal Raja Jawa

“Tapi setelah musyawarah mufakat, ya akhirnya itu dijatuhkan kepada Pak Muzani dan partai Gerindra juga atas kesepakatan partai-partai lain,” tegasnya di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (23/10/2024).

Dengan demikian, Dasco kembali menegaskan bahwa tidak ada hal tukar-menukar posisi seperti yang dikatakan Bahlil pada Senin 21 Oktober lalu saat acara Hari Ulang Tahun Golkar ke-60. “Musyawarah mufakat,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketum Golkar Bahlil mengungkapkan adanya proses negosiasi dan lobi-melobi antara Partai Partai Golkar dan Gerindra terkait kursi Ketua MPRI RI dan jatah kursi menteri di Kabinet Prabowo-Gibran. Dia mengatakan sebenarnya Golkar pada awalnya mendapat jatah lima kursi di kabinet Prabowo-Gibran.

BACA JUGA : Dilantik Jadi Menteri ESDM, Segini Kekayaan Bahlil Lahadalia

Akan tetapi, karena kursi Ketua MPR RI ditukar menjadi jatah Partai Gerindra, menurutnya jumlah menteri yang menjadi jatah bagi partai Golkar bertambah menjadi delapan kursi. “Alhamdulillah [menteri kabinet dari Golkar] jadi menjadi delapan. Jadi ini adalah sebuah kesempatan yang baik untuk kita mengabdi kepada pemerintahan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online