Soundrenaline 2026 Hadir di Jogja 31 Oktober, Ini Daftar Musisinya
Soundrenaline Sana Sini digelar di Ambarrukmo District, Jogja, 31 Oktober 2026, menghadirkan The SIGIT, Efek Rumah Kaca, HIVI!, dan lainnya.
Logo PON 2024
Harianjogja.com, ACEH—Tim Aceh harus menalan kekalahan setelah ditekuk Jawa Timur (Jatim) dengan skor 2-3 dalam semifinal sepak bola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara. Atas kekalahan tersebut tim tuan rumah minta maaf ke masyarakat.
"Saya memohon maaf kepada masyarakat Aceh karena di sini saya yang paling bertanggungjawab," kata Pelatih Sepak Bola Aceh, Rasiman dalam konferensi pers usai pertandingan, di Banda Aceh, Senin.
Sebelumnya, Jawa Timur berhasil mengalahkan tuan rumah Aceh 3-2. Hasil ini membawa Jatim ke final melawan Jawa Barat. Sedangkan tuan rumah akan merebut medali perunggu dengan Kalimantan Selatan.
Rasiman menegaskan, terhadap hasil tersebut, tidak ada orang yang harus disalahkan, karena semua tanggung jawab itu ada pada dirinya sebagai pelatih.
"Tidak ada sesuatu pun yang salah, saya sebagai pelatih yang bertanggung jawab," tegasnya.
Jawa Timur membobol gawang setelah kapten tim Aceh Gazi yang berposisi sebagai pemain bertahan cedera berat di pertengahan babak pertama lewat dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Hilangnya pemain kunci bertahan, kata Rasiman, sudah di analisisnya, sehingga ia menarik Refiansyah untuk membantu pertahanan meskipun tidak berjalan sempurna. Tapi, saya menghargai pemain yang sudah bekerja keras.
Di sisi lain, terkait gol kedua Jawa Timur, kata dia, bukan karena kesalahan pertahanan, melainkan akibat konsentrasi para pemain hilang ketika wasit tidak meniup peluit pelanggaran yang terjadi di garis pertahanan Jatim.
"Gol kedua saya rasa semua pemain konsentrasinya hilang. Karena seharusnya menurut saya itu kartu kuning, tapi tidak dianggap pelanggaran," ujar Rasiman.
Sementara itu, Pelatih Jawa Timur, Fakhri Husaini bersyukur atas kemenangan melawan tuan rumah malam ini, semuanya berkat antusiasme yang tinggi dan kekompakan para pemain.
"Mereka layak masuk ke final, dan kami betul-betul berkonsentrasi untuk meraih emas pada PON Aceh-Sumut ini," katanya.
Selain itu, dirinya juga memuji kepemimpinan wasit yang memimpin laga malam. Dan ia bersyukur setelah kontroversi laga Aceh vs Sulteng ada respon cepat dari PSSI, jika tidak mungkin terjadi pada pertandingan ini.
"PSSI bagus merespon cepat kasus pertandingan kemarin (Aceh-Sulteng), kalau nggak ada kasus kemarin itu mungkin kejadiannya hari ini," ujar Fakhri Husaini.
Dalam kesempatan ini, Fakhri juga merasa sedih harus mengalahkan tim tanah kelahirannya di kandang sendiri, tetapi semua harus dipahami, ini sepakbola dan harus profesional.
"Sedih karena saya orang Aceh. Tapi ini sepakbola tentu saya harus bersikap profesional," demikian Fakhri Husaini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Soundrenaline Sana Sini digelar di Ambarrukmo District, Jogja, 31 Oktober 2026, menghadirkan The SIGIT, Efek Rumah Kaca, HIVI!, dan lainnya.
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Australia 2026. Modal finis keenam di Mandalika, ia harus beradaptasi dengan Phillip Island.
Pegadaian meraih dua penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026 di Singapura untuk inovasi teknologi dan pengalaman nasabah melalui transformasi
Practice MotoGP Australia di Phillip Island disebut dihentikan dua kali, setelah insiden Bezzecchi dan kemunculan walabi di lintasan.
Diperkirakan 45.000 warga etnis Korea memeluk Islam. Simak alasan spiritual, nilai kehidupan, dan peran komunitas Muslim di Korea Selatan.
Topan Champi memicu penutupan aktivitas di Taiwan. Lebih dari 600 penerbangan dibatalkan, 1.300 warga dievakuasi, dan hujan lebat mengancam.