Tulisan Tangan Bisa Deteksi Penurunan Otak? Ini Temuan Terbarunya
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Prosesi penyerahan ambulans bantuan BCA untuk RS Queen Latifa Jogja, Selasa (10/9/2024) ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Bank Central Asia (BCA) menyerahkan satu unit ambulans kepada RSU Queen Latifa sebagai wujud komitmen mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Penyerahan unit tersebut dilaksanakan di sela seremoni pembukaan gedung baru rumah sakit tersebut, Selasa (10/9/2024).
Direktur BCA John Kosasih menyampaikan, BCA menyadari bahwa ambulans merupakan salah satu aspek penting dalam layanan kesehatan. "Kami mendonasikan satu unit ambulans sebagai wujud komitmen BCA mendukung terciptanya fasilitas serta layanan kesehatan yang berkualitas," katanya.
BACA JUGA: Jokowi Resmikan Gedung Rumah Sakit Kemenkes Surabaya Senilai Rp2 Triliun
Pihaknya memberikan ambulans bagi RSU Queen Latifa melihat besarnya kebutuhan kendaraan tersebut di sana. Ambulans yang diberikan BCA menambah jumlah fasilitas tersebut di RSU Queen Latifa menjadi dua mobil. "Kami berharap donasi ini dapat melengkapi fasilitas rumah sakit, sehingga makin banyak masyarakat dan pasien bisa
terbantu dalam mengakses layanan kesehatan," tambahnya.
Melalui berbagai inisiatif kesehatan dan donasi yang telah kami lakukan, ia berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Ke depannya, BCA terus berupaya menjaga komitmen dan konsistensi dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat
"Kami percaya bahwa kesehatan merupakan aspek berharga dari setiap insan manusia. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah kecil kami dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan,” tutup John.
Sementara itu, Direktur PT. Queen Latifa Husada Jaya Syaifudin mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan BCA. Dia mengatakan donasi yang diberikan akan bermanfaat terutama untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
RS Queen Latifa, lanjutnya, juga terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal itu menjadi langkah strategis dan satu lompatan besar rumah sakit tersebut untuk melayani masyarakat. "Kami melakukan rebranding pada Rabu (10/9/2024) dan akan diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk mengutamakan pelayanan kesehatan yang berkualitas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Mobil susah distarter bisa disebabkan aki, starter, hingga bahan bakar. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat rusak, HP overheat, hingga performa menurun drastis.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.