3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Penindakan kasus dugaan korupsi yang melibatkan peserta Pilkada Serentak 2024 tidak akan ditunda oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena momen pemungutan suara.
Langkah KPK berbeda dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang memilih untuk menunda proses hukum yang menyeret bakal calon kepala daerah.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto menyampaikan bahwa semua kegiatan penyelidikan dan penyidikan lembaga antirasuah tetap berproses sesuai jadwal.
"Termasuk yang sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Tessa memastikan bahwa proses penindakan yang dilaksanakan oleh lembaganya tidak akan mengganggu proses Pilkada. "Dan tidak digunakan sebagai alat politik untuk menjatuhkan lawan politik dalam proses tersebut," ujar juru bicara berlatar belakang penyidik itu.
BACA JUGA: Liga 2 Musim Baru Bakal Dimulai Akhir Pekan Ini Diikuti 26 Tim
Sebelumnya, Kejagung menjelaskan penundaan pemeriksaan terhadap peserta Pilkada 2024 bukan untuk melindungi kejahatan. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menegaskan instruksi itu bukan untuk melindungi peserta Pilkada.
"Itu masih terus berlaku. Kenapa? Saya mau tegaskan dua hal, yang pertama bahwa bukan dimaksudkan hukum tentu akan melindungi kejahatan," ujarnya saat di Lapangan Badiklat, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Selain itu, Harli menekankan bahwa penundaan pemeriksaan itu dilakukan untuk menghindari tindakan yang menjatuhkan peserta lain melalui hukum atau black campaign.
"Kami menjaga objektivitas dari proses berjalannya demokrasi. Supaya tidak ada black campaign, supaya tidak ada satu calon yang menjadikan isu itu menjadi satu isu untuk menjatuhkan calon yang lain," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di 13 stasiun.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.