Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Panen raya program pertanian berkelanjutan di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, KLATEN—PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) Plant Prambanan mengembangkan program pertanian berkelanjutan di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Program tersebut menggelar panen raya di enam lahan pertanian dan tiga kebun bersama beberapa kelompok wanita tani (KWT). Panen raya bertujuan untuk mengajak kesadaran petani dan publik lebih luas untuk mengenal dan menerapkan pertanian ramah lingkungan.
Hasil panen kemudian diarak masyarakat ke Balai Desa Kemudo diiringi gamelan untuk diserahkan ke kepala desa, muspika dan Sarihusada. Agenda ini diikuti 200 peserta terdiri dari anak-anak, ibu-ibu dan petani serta tamu-tamu undangan.
Facility Services & Stakeholder Relations Manager Sarihusada Syarif Karnadi mengatakan panen raya menjadi wujud komitmen Sarihusada untuk memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di sekitar pabrik.
“Penerapan pertanian berkelanjutan bisa memiliki keuntungan dari berbagai aspek. Dalam pelaksanaan program, kami menggandeng Gita Pertiwi sebagai mitra pelaksana, bersama-sama kami mendorong petani di sekitar pabrik kami untuk mulai menerapkan pertanian berkelanjutan,” tuturnya dalam keterangan tertulis kepada Harian Jogja, Kamis (22/8).
Pertanian berkelanjutan dinilai menjadi upaya perbaikan kondisi lahan dan meningkatkan kesuburan lahan dengan rehabilitasi dan revitalisasi seluruh ekosistem seperti tanah dan air.
Petani didorong untuk mengurangi pupuk kimia dengan memanfaatkan potensi lokal berupa kotoran hewan, arang sekam dan sludge yang dihasilkan oleh aktivitas Sarihusada yang ada di Desa Kemudo untuk dikembangkan menjadi bahan baku pupuk oganik.
Kepala Desa Kemudo, Hermawan Kristanto, mengatakan program itu bisa menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah berkurangnya pupuk subsidi yang diterima petani.
Saat ini sudah ada tujuh KWT dan empat kelompok tani yang menerapkan prinsip Pertanian Berkelanjutan dengan luas lahan 11,36 Ha dan 39 orang petani di Desa Kemudo dan Desa Sanggrahan, Prambanan, Klaten. Petani menerapkan pola tanam padi-palawija-palawija atau padi-palawija-padi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.