Standar Pelayanan Jalan Tol Diperketat, Aturan Baru Terbit Oktober
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
Suasana Istana Negara dan Istana Garuda terlihat dari kawasan Sumbu Kebangsaan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (28/7/2024). Sumbu Kebangsaan merupakan ruang terbuka di IKN yang menjadi simbol hubungan harmonis antar alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan.— Antara/Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, JAKARTA—Komitmen investasi dari investor asing yang tak kunjung terealisasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), dikhawatirkan bakal menimbulkan ketergantungan pembiayaan hanya dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata, menuturkan, pihaknya berharap iklim investasi di proyek senilai Rp466 triliun tersebut dapat segera subur. Hal itu diperlukan untuk menjaga keseimbangan porsi APBN dan investor di IKN. “Kalau kita berharap partisipasi investor ya, saya tidak hanya ngomong asing, tapi investor keseluruhan ingin kita tingkatkan,” tuturnya saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR/MPR RI, Jumat (16/8/2024).
BACA JUGA : Mengenal Livenia Evelyn, Paskibraka Pembawa Baki Bendera Merah Putih Upacara HUT RI di IKN
Pasalnya, Isa menuturkan porsi APBN yang telah digelontorkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar sudah cukup besar. Sehingga, diharapkan minat investor untuk menanamkan modalnya di IKN bakal meningkat. Kendati demikian, Isa menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk tetap melengkapi sejumlah sarana dan prasarana dasar yang masih dibutuhkan.
“Mudah-mudahan dengan begitu investor akan lebih yakin masuk dan pembiayaan juga lebih kita harapkan dengan investor bisa masuk,” katanya.
Sebagai informasi, hingga saat ini belum ditetapkan secara pasti berapa pagu anggaran yang akan digelontorkan pemerintah untuk melanjutkan pembangunan IKN. Hanya saja, anggaran infrastruktur telah ditetapkan sebesar Rp400,3 triliun. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menjadi salah satu Kementerian teknis yang membangun sarana dan prasarana dasar di IKN ditetapkan mendapat pagu indikatif 2025 sebesar Rp75,63 triliun.
Angka tersebut susut 50,5% jika dibandingkan dengan pagu TA 2024 yakni Rp149,74 triliun. Alhasil, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah menyebut porsi yang digelontorkan PUPR untuk mendukung pembangunan infrastruktur IKN pada tahun depan hanya sebesar Rp4,13 triliun.
BACA JUGA : OIKN: Investor Dari Jepang sampai Korea Tertarik Masuk Properti IKN
Zainal Fatah menjelaskan, rumusan anggaran IKN Rp4,13 triliun untuk akan digunakan untuk mendukung penyelesaian proyek infrastruktur seperti penanganan banjir, jalan dan jembatan, hingga penyelesaian Jalan Tol Akses IKN. “Angkanya Rp4,13 triliun yang anggaran PUPR 2025 [untuk IKN] tidak tahu nanti apakah ada tambahan lagi kita gak tau,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.