Kunjungan Wisata ke Jogja Harus Membawa Manfaat bagi Warga Sekitar
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
Perwakilan dari Indonesian Heritage Agency (IHA)/Museum dan Cagar Budaya (MCB), Rizki Ayu Ramadhana saat menjadi narasumber dalam kegiatan Temu Publik Vol 3, di Museum Song Terus, Jumat (26/7/2024). - ist
PACITAN—Museum Song Terus semakin mengembangkan layanan untuk publik. Tak hanya menjadi ruang pamer benda-benda prasejarah, fasilitas lain terus ditambah untuk meningkatkan pelibatan ekosistem budaya, pendidikan, hingga seni.
Perwakilan dari Indonesian Heritage Agency (IHA)/Museum dan Cagar Budaya (MCB), Rizki Ayu Ramadhana mengatakan Museum Song Terus yang diresmikan pada 15 Mei 2024 lalu, kini telah ditetapkan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sehingga lebih fleksibel untuk menjalin kerja sama.
"Dengan adanya pelibatan ekosistem budaya, ekosistem seni, ekosistem pendidikan, ini harapannya bisa meningkatkan pelayanan museum agar bisa bermanfaat di masyarakat," kata Rizki, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Temu Publik Vol 3, Museum Song Terus Membangun Jejaring, di Museum Song Terus, Jumat (26/7/2024).
Ia mencontohkan amphitheater yang saat ini sedang dibangun di samping bangunan museum, bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pendidikan dan komunitas masyarakat untuk mengisi konten di bidang seni dan budaya.
Kerja sama ini dilakukan agar selain memberikan edukasi, museum juga bisa memberikan output yang menghibur.
Dari sisi pendidikan, lanjutnya, banyak kegiatan bisa diaktivasi. Di ruang pamer, anak SMK bisa magang jadi tour guide. Ada juga laboratorium, yang bisa menjadi tempat belajar siswa-siswi yang berminat.
BACA JUGA: Pakar UGM Soroti Keputusan Muhammadiyah Mengelola Tambang
"Kami juga berharap kurikulum pendidikan di Pacitan, ada yang khusus untuk bisa lebih ke arah mengeksplorasi koleksi museum dan goa-goa untuk penelitian," kata Rizki.
Ada juga ruang anak di museum yang bisa dimanfaatkan institusi pendidikan. Museum membuka kolaborasi dengan sekolah untuk membuat kegiatan di berbagai ruang dalam kawasan yang berada di Jalan Goa Song Terus, Weru, Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Budiyanto, mengatakan setelah melalui perjuangan panjang, Gunung Sewu ditetapkan dalam Geopark Network pada 2015 dan Pacitan termasuk di dalamnya.
Tanggung jawab selanjutnya adalah meneguhkan eksistensi, salah satunya melakukan edukasi ke institusi pendidikan.
"Termasuk soal arkeologi. Bagaimanapun museum itu sumber ilmu, untuk mengenal masa lalu, bahwa kita memiliki kebudayaan yang luar biasa. Investasi museum ini besar, jadi harus dimanfaatkan untuk edukasi," katanya.
Penanggung Jawab Unit Museum Song Terus, Albertus Nikko Suko Dwiyanto berharap bisa bekerjasama dengan institusi pendidikan agar bisa mengikuti aktivasi Museum Song Terus.
"Sehingga bisa memanfaatkan fasilitas di sini untuk keperluan pendidikan anak-anak di Pacitan," katanya.
Kegiatan Temu Publik Vol 3, Museum Song Terus “Aktivasi Ruang Publik", tersebut menghadirkan 50 peserta dari kalangan pendidik tingkat usia dini, hingga menengah atas di Pacitan. Para pendidik juga diajak tur museum serta menonton video 3 dimensi tentang manusia prasejarah di Kawasan Gunung Sewu. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.