NAVI-HF, Alat AI Karya Dokter UI Deteksi Penumpukan Cairan Paru
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Ketua Komisi III DPR RI Pieter C Zulkifli mengatakan KPK membutuhkan sosok pemimpin yang mampu meredam konflik antarinstansi dalam upaya menegakkan hukum.
Hal itu dinilai Pieter perlu lantaran sepanjang perjalanannya, lembaga antirasuah itu tidak pernah lepas dari konflik antarinstansi yang membuat kinerja pemberantasan korupsi tidak maksimal.
"Diperlukan langkah kongkrit dan terukur untuk membangun kembali komunikasi politik lintas lembaga penegak hukum, mengubur luka lama dengan komitmen untuk taat dan setia dengan perintah konstitusi," kata Pieter dikutip Antara, Rabu (24/7/2024).
Politisi Partai Demokrat itu pun menyoroti beragam contoh ketidakharmonisan KPK dengan beberapa lembaga seperti perseteruan "Cicak vs Buaya", insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, hingga kasus pemerasan pimpinan KPK.
Deretan peristiwa masa lalu itu, menurut dia, bukan hanya berpengaruh kepada kinerja KPK tetapi juga dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga independen itu. Alasan itu pula yang mendasari Pieter mau menjadi calon pimpinan KPK periode 2024-2029.
Pieter mengatakan selama menakhodai Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, dirinya mampu berkoordinasi dengan pihak KPK, Kejaksaan Agung, Polri, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Menko Polhukam, Komisi Yudisial, Ombudsman, hingga elite partai politik.
Bermodalkan pengalaman inilah Pieter yakin dirinya dapat menciptakan iklim hubungan yang baik antara KPK dengan lembaga penegak hukum yang lain.
Tidak hanya itu, dia juga menilai KPK membutuhkan pemimpin yang mampu memberikan terobosan dalam melakukan pencegahan hingga penindakan korupsi.
Dengan meminimalisir konflik antarlembaga dan mempertajam kemampuan KPK dalam menindak korupsi, Pieter yakin pemberantasan rasuah di Indonesia akan lebih maksimal. "Saya berharap masih mendapat kesempatan untuk mengabdi pada bangsa dan negara,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
Polres Magelang Kota mengedukasi pelajar SMP Muhammadiyah Kreatif Bandongan tentang bahaya bullying, tawuran, narkoba, dan penggunaan media sosial yang bijak.
Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan groundbreaking Blok Masela hari ini. Proyek gas raksasa ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Juli 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta nomor layanan WhatsApp.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 16 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.