Kinerja Jalan Tol Menguat, Laba Bersih Tembus Rp1,9 Triliun
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Ketua Komisi III DPR RI Pieter C Zulkifli mengatakan KPK membutuhkan sosok pemimpin yang mampu meredam konflik antarinstansi dalam upaya menegakkan hukum.
Hal itu dinilai Pieter perlu lantaran sepanjang perjalanannya, lembaga antirasuah itu tidak pernah lepas dari konflik antarinstansi yang membuat kinerja pemberantasan korupsi tidak maksimal.
"Diperlukan langkah kongkrit dan terukur untuk membangun kembali komunikasi politik lintas lembaga penegak hukum, mengubur luka lama dengan komitmen untuk taat dan setia dengan perintah konstitusi," kata Pieter dikutip Antara, Rabu (24/7/2024).
Politisi Partai Demokrat itu pun menyoroti beragam contoh ketidakharmonisan KPK dengan beberapa lembaga seperti perseteruan "Cicak vs Buaya", insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, hingga kasus pemerasan pimpinan KPK.
Deretan peristiwa masa lalu itu, menurut dia, bukan hanya berpengaruh kepada kinerja KPK tetapi juga dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga independen itu. Alasan itu pula yang mendasari Pieter mau menjadi calon pimpinan KPK periode 2024-2029.
Pieter mengatakan selama menakhodai Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, dirinya mampu berkoordinasi dengan pihak KPK, Kejaksaan Agung, Polri, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Menko Polhukam, Komisi Yudisial, Ombudsman, hingga elite partai politik.
Bermodalkan pengalaman inilah Pieter yakin dirinya dapat menciptakan iklim hubungan yang baik antara KPK dengan lembaga penegak hukum yang lain.
Tidak hanya itu, dia juga menilai KPK membutuhkan pemimpin yang mampu memberikan terobosan dalam melakukan pencegahan hingga penindakan korupsi.
Dengan meminimalisir konflik antarlembaga dan mempertajam kemampuan KPK dalam menindak korupsi, Pieter yakin pemberantasan rasuah di Indonesia akan lebih maksimal. "Saya berharap masih mendapat kesempatan untuk mengabdi pada bangsa dan negara,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
PSS Sleman merekrut eks gelandang Persipura Markus Madjar. Pemain 21 tahun itu sudah dipantau sejak Liga 2 dan mulai berlatih bersama Super Elja.
Alfamidi kembali menyalurkan 1.500 telur untuk 50 balita di Margodadi, Sleman, sebagai bagian dari program CSR pencegahan stunting.
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.