Rektor IPB Alim Setiawan Datangi Istana, Dikabarkan Jadi Wamentan
Rektor IPB Alim Setiawan Slamet mendatangi Istana Kepresidenan di tengah kabar pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih.
Suporter Turki di Jalanan Berlin. (ANTARA/Citra Listya Rini)
Harianjogja.com, BERLIN—Sejumlah suporter Ay-Yıldızlılar - julukan timnas Turki - turun ke jalan di Berlin tepatnya di kawasan Zoologischer Garten. Mereka membuat keributan dengan konvoi mobil setelah tim mereka kalah 0-3 dari Portugal di pertandingan kedua Grup F Piala Eropa 2024 di Stadion BVB Dortmund, Minggu (23/06/2024) dinihari WIB.
Mereka membunyikan klakson dan knalpot yang memekakkan telinga. Sebagian dari mereka juga meniup terompet dan membawa bendera Turki.
Jalan utama di kawasan Zoologischer Garten pun menjadi rusuh. Kemacetan tak bisa dihindarkan. Kepolisian Berlin pun turun tangan. Meski begitu, para pendukung Turki terus membuat keributan dan tidak mempedulikan polisi setempat. Mereka kebut-kebutan dengan mobilnya.
BACA JUGA: Hasil Turki Vs Portugal Euro 2024: Skor 0-3, Salecao das Quinas Lolos ke 16 Besar
Warga Berlin pun terlihat kesal dengan ulah para suporter Turki. Bahkan, salah satu warga Berlin mengatakan kepada ANTARA,”Setahu saya Turki kalah 0-3 dari Portugal. Kenapa para suporter turun ke jalan selebrasi dan membuat keributan? Aneh,” kata Thomas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rektor IPB Alim Setiawan Slamet mendatangi Istana Kepresidenan di tengah kabar pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih.
Garuda Indonesia mengalihkan rute dan menyesuaikan jadwal penerbangan ke Jeddah akibat situasi Timur Tengah. Rute Madinah tetap normal.
BMKG memprakirakan hujan di sejumlah kota besar Indonesia. DIY diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35 derajat Celsius.
Lisandro Martinez meminta maaf setelah mengkritik manajemen Manchester United. MU dikabarkan tetap akan menjatuhkan denda kepada sang bek.
Kelurahan Patangpuluhan, Jogja, melatih warga mengolah galon bekas dan kain perca menjadi kerajinan bernilai jual untuk mengurangi sampah.
Menteri Imipas Agus Andrianto menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pegawai yang diduga terlibat jual beli remisi narapidana.