Kemenag Menyiapkan 14 Asrama Haji untuk Menyambut Kedatangan Jemaah Haji

Newswire
Newswire Sabtu, 22 Juni 2024 23:17 WIB
Kemenag Menyiapkan 14 Asrama Haji untuk Menyambut Kedatangan Jemaah Haji

Jemaah haji - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 14 asrama haji disiapkan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci.

"Untuk layanan akomodasi, disiapkan kamar bagi jemaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah atau menunggu jemputan keluarga," kata Petugas Media Center Haji (MCH) Kemenag RI Widi Dwinanda melalui keterangan di Jakarta, Sabtu (22/6/2024).

Widi mengatakan jemaah haji yang menunggu penjemputan dipersilakan untuk menginap selama satu malam di asrama haji, serta mendapatkan makanan ringan saat datang.

Asrama haji, kata dia, juga menyiapkan bus untuk membawa jemaah dari bandara ke asrama haji, kendaraan truk untuk membawa koper bagasi jemaah haji, dan layanan ambulans dan minibus untuk membawa jemaah sakit, jemaah lansia, dan disabilitas.

Kemudian, setiap asrama haji juga dibekali dengan pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan rawat jalan, gawat darurat, laboratorium, pelayanan rujukan, kekarantinaan kesehatan, penanganan jemaah haji wafat di pesawat, jalur fast track bagi lansia dan disabilitas, serta kursi roda.

BACA JUGA: Pelaku Pengaturan Pertandingan Bakal Dihukum Seumur Hidup Dilarang di Dunia Sepak Bola

"Setelah acara pelepasan, jemaah haji pulang ke daerah masing-masing. Selanjutnya dilakukan penyerahan paspor, penyerahan air zamzam kepada jemaah haji atau panitia haji dari daerah, dan penjelasan dari bidang kesehatan terkait masa berlaku kartu kesehatan," ujarnya.

Secara keseluruhan, kata Widi, hari ini terdapat 20 kelompok terbang, dengan jumlah 7.973 orang diterbangkan ke Tanah Air.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), lanjutnya, kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan Otoritas Bandara Arab Saudi, untuk tidak membawa barang bawaan yang dilarang dalam penerbangan, seperti air zamzam ukuran kemasan apapun yang dilarang untuk dimasukkan ke dalam barang bawaan penumpang, baik tas jinjing maupun koper bagasi, serta barang bawaan lain yang dilarang dibawa dalam penerbangan. "Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut sepenuhnya demi keselamatan penerbangan dan penumpang," ucap Widi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online