Teknologi Penghalau Hujan Dikerahkan Guna Dukung Pembangunan Bandara VVIP di IKN

M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan Minggu, 16 Juni 2024 17:27 WIB
Teknologi Penghalau Hujan Dikerahkan Guna Dukung Pembangunan Bandara VVIP di IKN

Proyek Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (5/6/2024) - Youtube Setpres\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kementerian perhubungan mengerahkan teknologi penghalau hujan untuk mendukung percepatan pembangunan terminal VVIP Nusantara Airport di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Proyek ini menjadi infrastruktur transportasi kunci dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang.

"Kami bertugas menyelesaikan proyek ini pada bulan Agustus, sehingga sebagian besar tamu yang datang ke IKN dapat menggunakan pesawat langsung ke bandara ini. Dari Nusantara Airport ke pusat IKN hanya memakan waktu sekitar 20 menit," ungkap Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam kunjungannya di Kabupaten Semarang pada Minggu (16/6/2024) siang.

Budi Karya menjelaskan, selain rombongan Menteri dan Presiden, sejumlah Duta Besar dari negara sahabat juga akan hadir dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI di IKN. Pembangunan Nusantara Airport yang sudah mencapai 50% terus dipercepat untuk memastikan kelancaran acara.

"Kendala utama adalah hujan yang berlebihan. Sejak dua hari lalu kami menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengondisikan cuaca. Laporan terakhir menunjukkan kondisi cuaca sudah lebih baik, sehingga percepatan pembangunan dapat dilakukan," kata Budi Karya kepada wartawan.

BACA JUGA: Progres Pembangunan Lapangan Upacara IKN Diklam Capai 70 Persen

Kementerian Perhubungan juga akan mengurus sertifikasi bandara internasional dalam waktu satu bulan ke depan. Selain itu, mereka akan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan domestik untuk menambah jumlah penerbangan ke Nusantara Airport menjelang HUT Kemerdekaan RI.

Selain transportasi udara, Budi Karya menjelaskan bahwa angkutan darat di IKN telah disiapkan untuk melayani acara besar pada Agustus nanti. Mobil listrik akan disediakan untuk pejabat tingkat Eselon 1 dan Duta Besar dari negara sahabat. "IKN menyediakan bus Electric Vehicle (EV) yang memiliki rute mengelilingi tempat strategis. Selain itu, transportasi komersial seperti Bluebird dan Gojek akan mengisi kebutuhan transportasi individu," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online