APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun
Kemenkeu melaporkan defisit APBN Januari 2026 Rp54,6 triliun atau 0,21% PDB. Pendapatan Rp172,7 triliun, belanja Rp227,3 triliun.
Ridwan Kamil - Antara
Harianjogja.com, BADUNG—Meski belum dapat memastikan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2024, tetapi Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil siap jika harus melawan Anies Baswedan dalam ajang tersebut.
RK, sapaan Ridwan Kamil, mengakui belum ada kepastian di provinsi dirinya akan maju sebagai calon gubernur karena Golkar memberikan tugas untuk naikkan elektabilitas di Jakarta sekaligus Jabar. Meski demikian, RK mengaku ketidakpastian itu bukan karena Anies Baswedan. Mantan gubernur Jawa Barat (Jabar) ini membantah isu dirinya hanya akan maju sebagai calon gubernur Jakarta 2024 apabila Anies juga maju.
"Enggak ada hubungan dengan Mas Anies. Hidup saya ya gimana saya, enggak ditentukan apakah orang lain maju atau tidak," kata RK di Bandara Internasional Ngurah Rai, Badung, Bali dikutip Minggu (2/5/2024).
Baca Juga
Ridwan Kamil Ingin Koalisi Pilpres 2024 Sefrekuensi di Pilkada
Ridwan Kamil Diminta Golkar Bertarung di Pilkada Jakarta dan Jawa Barat
Ditanya soal Al-Zaytun, Ridwan Kamil Sebut Ada Kemungkinan Pembekuan Aset
Dia mencontohkan kontestasi Pilkada Jabar 2018 dan Pilkada Bandung 2013. RK mengaku tetap maju meski tak banyak didukung partai politik dan banyak lawannya yang lebih berpengalaman. Oleh sebab itu, dia mengaku tidak takut meski Anies sudah lebih berpengalaman di Jakarta. Menurut RK, elektabilitas alias tingkat keterpilihannya di Jakarta juga cukup bersaing.
"Optimistis lah, survei kan juga enggak jelek-jelek amat," jelasnya.
RK pun mengaku kenal baik dengan Anies. Dia menyatakan akan mendoakan yang terbaik untuk Anies. Di samping itu, RK menegaskan belum pasti akan maju sebagai calon gubernur Jakarta 2024. Dia menjelaskan, jika memang sudah pasti maju sebagai calon gubernur maka sudah banyak baliho politik bergambar dirinya di Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemenkeu melaporkan defisit APBN Januari 2026 Rp54,6 triliun atau 0,21% PDB. Pendapatan Rp172,7 triliun, belanja Rp227,3 triliun.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.