IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua dari kanan) dan adik perempuannya, Kim Yo Jong (kanan). (ANTARA/Anadolu/tm)
Harianjogja.com SEOUL—Wakil Direktur Departemen Partai Pekerja Korea Utara Kim Yo-jong, tuduhan kerja sama militer antara Pyongyang dan Moskow dan menekankan bahwa senjata Korea Utara semata-mata dimaksudkan untuk menargetkan Seoul bukan untuk diekspor ke Rusia.
Pernyataan Kim Yo-jong, yang merupakan adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu, muncul di tengah kecurigaan bahwa Korea Utara telah memasok senjata ke Rusia untuk mendukung perang di Ukraina.
“Kami tidak mempunyai niat untuk mengekspor kemampuan teknis militer kami ke negara mana pun atau membukanya untuk umum,” kata Kim dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Jumat.
Kim bahkan mengatakan tuduhan tersebut adalah paradoks yang paling tidak masuk akal.
Ia menjelaskan bahwa senjata taktis Korea Utara, termasuk beberapa peluncur roket dan rudal, dimaksudkan untuk menghalangi Korea Selatan terlibat dalam pemikiran kosong apa pun yang tampaknya mengacu pada latihan militer gabungan Korea Selatan-AS.
Korea Utara telah lama mengecam latihan militer sekutunya sebagai latihan untuk melakukan invasi terhadap negaranya, sementara Seoul dan Washington menolak klaim tersebut dan menggambarkan latihan tersebut sebagai latihan defensif.
BACA JUGA: Kim Jong Un Ulang Tahun, Warga Korea Utara Diminta Ucapkan Sumpah Setia
“Yang paling mendesak bagi kita bukanlah 'mengiklankan' atau 'mengekspor' sesuatu tetapi membuat kesiapan perang dan penangkal perang tentara kita lebih sempurna secara kualitas dan kuantitas serta membuat musuh tidak mampu mengatasi inferioritas kemampuan militer," tutur Kim.
Sementara itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un baru-baru ini memeriksa lokasi-lokasi pengembangan senjata, namun ia tidak mengeluarkan pesan-pesan yang bersifat permusuhan terhadap Korea Selatan.
Hal itu lantas menimbulkan spekulasi bahwa Korea Utara telah meningkatkan produksi senjata untuk diekspor ke Rusia.
Pada 10 Mei, ia mengawasi uji penembakan peluru kendali untuk versi yang diperbarui secara teknis dari sistem peluncur roket ganda 240 mm.
Sistem persenjataan tersebut diyakini menargetkan wilayah ibu kota Korea Selatan yang lebih luas.
Selama akhir pekan, Kim juga melakukan kunjungan ke perusahaan industri pertahanan besar dan memeriksa modernisasi jalur produksi dan rencana produksi untuk tahun ini.
Dia juga memeriksa sistem senjata rudal taktis baru pada awal pekan ini dan menyerukan “perubahan penting” dalam persiapan perang dengan mencapai rencana produksi senjata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Yonhap
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Inggris menang 2-0 atas Republik Ceko di UEFA Nations League. Anthony Gordon dan Harry Kane mencetak gol kemenangan Inggris.
Spanyol menang 4-1 atas Kroasia di UEFA Nations League 2026/2027. Lamine Yamal mencetak dua gol, disusul Marc Pubill dan Nico Williams