Janji Tak Akan Intervensi Pembentukan Kabinet Prabowo, Jokowi: Kalau Usul Boleh

Akbar Evandio
Akbar Evandio Jum'at, 03 Mei 2024 21:27 WIB
Janji Tak Akan Intervensi Pembentukan Kabinet Prabowo, Jokowi: Kalau Usul Boleh

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji tidak akan mengintervensi proses penyusunan kabinet presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.

Jokowi menjamin sebagai capres yang telah mendapatkan lebih dari 50% suara, Prabowo bisa secara bebas untuk menentukkan siapa saja sosok-sosok terbaik yang akan membantunya di pemerintahan.

Hal ini ia sampaikan seusai peninjauan Pameran Kendaraan Listrik di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024). “Kabinet itu adalah 100 persen hak prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh tetapi itu hak penuh presiden terpilih, kalau minta saran tidak apa-apa, tetapi kalo enggak dimintai saran ikut-ikutan nimbrung itu enggak bisa,” pungkas Jokowi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan memberikan pesan kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk menghindari orang-orang yang “toxic” dalam kepemimpinannya.

Hal tersebut diungkapkan Luhut dalam pidatonya di Jakarta Futures Forum pada Jumat (3/5/2024) ketika membahas mengenai perekonomian Indonesia beserta prospeknya, kerja sama antara Indonesia dan India, dan langkah apa yang akan dilakukan pemerintahan kedepannya.

“Saya katakan jangan membawa orang-orang ‘toxic’ ke dalam pemerintahan Anda, karena itu sangat merugikan kita,” jelas Luhut.

Luhut sangat yakin bahwa Presiden terpilih dapat melakukan banyak hal untuk membawa Tanah Air menjadi lebih baik dalam waktu dekat. Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengenal Presiden dan meyakini bahwa ke depannya Indonesia akan menjadi lebih baik.

“Dengan presiden terpilih juga, saya cukup yakin karena saya mengenalnya lebih dari 40 tahun dan saya pikir dia juga sangat berdedikasi dan jangan ragu [kepada presiden terpilih],” jelasnya.

BACA JUGA: Kabar Susunan Kabinet Prabowo, Gerindra: Belum Ada yang Resmi

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pada 2045 Indonesia akan menjadi perekonomian terbesar ke-4 secara global.

Sebelumnya, pada Maret 2024 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 pada Rabu (24/4/2024).

Penetapan Prabowo-Gibran juga dilakukan seusai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak dalil gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU yang diajukan oleh kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Kemudian, presiden terpilih, Prabowo Subianto menuturkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam sejumlah program-program pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, dia juga mengungkapkan bahwa pemerintahan Jokowi telah memberikan pondasi yang kuat untuk pemerintahannya lima tahun ke depan. Dia juga mengungkapkan bahwa banyaknya investasi masuk yang harus diamankan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online