Harga Emas Turun! Buyback Antam, UBS, Galeri 24 Kompak Melemah
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian turun pada 19 Juni 2026. Simak daftar lengkapnya.
Bendera Israel dan Iran. Ist/x -
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah lokasi di Iran dilaporkan dihantam rudal-rudal Israel pada Jumat (19/4/2024). Hal itu diungkap seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya kepada stasiun televisi AS ABC News.
Melansir Al Jazeera, Jumat (19/4/2024), televisi pemerintah Iran melaporkan adanya ledakan di Isfahan. Pertahanan udara diaktifkan dan penerbangan di beberapa daerah termasuk Teheran dan Isfahan ditangguhkan.
BACA JUGA: Dampak Perang Iran Vs Israel, Harga Gandum dan Kedelai Terancam Naik
Meski begitu, tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Tidak ada tanggapan resmi dari Iran.
Israel berjanji untuk menanggapi setelah Iran pada Sabtu lalu meluncurkan rentetan drone dan rudal ke negara itu, setelah serangan yang diduga dilakukan Israel terhadap kompleks konsulat Iran di Damaskus menewaskan seorang komandan tingkat tinggi.
Selain ledakan di Iran, ABC News juga melaporkan adanya ledakan-ledakan di Suriah dan Irak. Melansir Jerussalem Post, ledakan juga dilaporkan terjadi di As-Suwayda di Suriah selatan, dan di wilayah Baghdad dan Provinsi Babil di Irak pada Jumat pagi.
BACA JUGA: Amerika Serikat Bungkam Soal Rencana Balasan Israel ke Iran
Penduduk di Erbil dan Mosul di Irak melaporkan mendengar suara jet tempur pada Jumat pagi. Sebelumnya, AS dan sejumlah negara Eropa telah menyerukan kepada Israel untuk tidak menanggapi serangan Iran tersebut.
Isfahan dianggap sebagai kota yang penting secara strategis dan menjadi tuan rumah bagi beberapa situs penting, termasuk tempat penelitian dan pengembangan militer, serta pangkalan militer.
Kota Natanz di dekatnya merupakan lokasi salah satu situs pengayaan nuklir Iran. Penerbangan komersial mulai mengalihkan rute mereka pada Jumat pagi di atas Iran barat tanpa penjelasan karena kantor berita semi-resmi Fars di Iran mengatakan bahwa telah terjadi "ledakan" yang terdengar di atas kota Isfahan.
Maskapai penerbangan yang berbasis di Dubai, Emirates dan FlyDubai, mulai mengalihkan rute ke wilayah barat Iran pada Jumat pagi. Mereka tidak memberikan penjelasan, meskipun peringatan setempat kepada penerbang menunjukkan bahwa wilayah udara mungkin telah ditutup.
Insiden ini terjadi ketika ketegangan masih tinggi di Timur Tengah setelah serangan rudal dan drone Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel. Fars melaporkan suara ledakan di Isfahan dekat bandara internasionalnya. Tidak ada penjelasan mengenai ledakan tersebut.
Namun, Isfahan adalah rumah bagi pangkalan udara utama militer Iran, serta lokasi yang terkait dengan program nuklirnya. Pemerintah Iran tidak segera memberikan komentar.
Isfahan berjarak sekitar 350 kilometer selatan ibu kota Iran, Teheran. Akhir pekan lalu, Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal sebagai serangan balasan setelah dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah.
Sebagian besar drone dan rudal ditembak jatuh sebelum mencapai wilayah Israel. Serangan di Suriah menewaskan dua jenderal Iran. Iran mendukung Hamas dalam perjuangannya melawan Israel.
Iran mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis bahwa Israel “harus dipaksa untuk menghentikan petualangan militer lebih lanjut yang bertentangan dengan kepentingan kami” ketika Sekretaris Jenderal AS memperingatkan bahwa Timur Tengah berada dalam “momen yang paling berbahaya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian turun pada 19 Juni 2026. Simak daftar lengkapnya.
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin. Simak sejarah pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Pemerintah menyiapkan pemulihan Desa Adat Sade setelah kebakaran menghanguskan 167 bangunan dan benda warisan budaya Suku Sasak.
Film Laut Bercerita melibatkan dua fotografer khusus untuk menghidupkan detail visual tragedi penghilangan aktivis 1998.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Pria 40 tahun ditemukan tewas penuh luka di rumah warga Pajangan Bantul. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.