RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Tangkapan layar instagram @puspomtni pengendara arogan berinisial PWGA saat diperiksa di Jakarta, Selasa (16/4/2024). /@puspomtni
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengemudi mobil Fortuner arogan berpelat nomor TNI dan mengaku sebagai adik jenderal telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Pelaku berinisial PWGA tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan.
Penangkapan PWGA ini diunggah di akun resmi Pusat Polisi Militer TNI @puspomtni. Dalam akun tersebut disebutkan bahwa pelaku ditangkap di kediamannya di Cempaka Putih
Dari hasil pemeriksaan dipastikan yang bersangkutan merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai seorang pengusaha (bukan seorang anggota TNI) seperti yang diakui pelaku.
"Adapun motif yang bersangkutan memalsukan plat dinas TNI Noreg 84337-00 tersebut semata mata untuk menghindari peraturan lalu lintas ganjil genap di wilayah Jakarta," tulis akun tersebut dikutip Rabu (17/4/2024).
Akun Puspom TNI juga menuliskan bahwa saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan untuk tuduhan pemalsuan sebagaimana yang diatur dan diancam dalam pasal 263 KUHP berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2005/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal 12 April 2024.
Mengutip Antara, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar membenarkan bahwa pengemudi Portuner arogan yang menggunakan pelat dinas TNI palsu telah ditangkap pada Selasa (16/4/2024). "Iya betul [sudah ditangkap]. Nanti konpres, lagi dicari waktu yang tepat," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Sebelumnya viral di media sosial pengemudi Fortuner yang menggunakan pelat nomor dinas TNI menabrak dan cekcok dengan pengendara lain di Tol Cikampek. Salah satu akun dengan pengikut banyak undercover.id mengunggah video cekcok tersebut pada 11 April 2024.
Dalam video tersebut pria atau pengemudi Fortuner turun dan menghampiri pengendara yang terkena tabrakan mobil dinasnya, dan mengaku memiliki seorang kakak berpengkat jenderal TNI.
“Kakak saya jenderal, Tony Abraham, cari,” kata pengemudi Fortuner itu saat ditanyai kepemilikan mobil dinas itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.