Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Gibran Salat Id di Halaman Balai Kota Solo, Rabu (10/4/2024) pagi. -JIBI/Solopos.com/Afifa Enggar Wulandari
Harianjogja.com, SOLO–Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melaksanakan salat Id di Halaman Balai Kota Solo, Rabu (10/4/2024). Gibran mengajak putranya Jan Ethes satu saf dengannya. Sementara istrinya, Selvie bersama putrinya La Lembah Manah di saf jemaah putri.
Salat Id di Balai Kota Solo dimulai tepat pukul 06.30 WIB dengan imam KH Ibrahim Asfari al Hafidz dan khatib Rektor UIN Raden Mas Said (RMS) Toto Suharto.
Dalam khotbahnya, Toto mengajak jemaah merefleksi makna puasa dan menekankan pentingnya empat pilar moderasi beragama. Kedua poin pokok itu mempunyai hubungan erat.
Totok memaknai, puasa dapat memupuk keberagaman dalam diri muslim yang dalam Islam disebut moderasi (tawassuth). Moderasi beragama dimaknai sebagai cara pandang, sikap dan perilaku selalu mengambil posisi di tengah, tidak ekstrem kanan dan kiri. Sikap itu menghadirkan inklusivitas dalam beragama. “Yang dimoderasi adalah cara beragamanya,” katanya.
Toto juga menyampaikan pentingnya empat pilar moderasi beragama. Pertama, komitmen kebangsaan, yaitu sikap dan perilaku mementingkan dan mencintai negaranya. “Komitmen kebangsaan penting dalam melihat sejauh mana cara pandang moderasi beragama terhadap bangsa negara,” katanya.
Kedua, toleransi perlu dijaga sebab sikap memberi ruang dan tidak membatasi hak orang lain. Baik dalam berkeyakinan, menyampaikan pendapat, dan beraktivitas.Ketiga, antikekerasan. Keempat, penerimaan terhadap tradisi.
Menurutnya, ruh praktik moderasi beragama agama sudah diwariskan oleh para pendiri dan ulama bangsa. Toto mencontohkan para pendakwah menyebarkan Islam di Nusantara tanpa melupakan budaya masyarakat sekitar. Taruhlah berdakwah menggunakan seni musik atau pertunjukan.
“Antara agama budaya sejatinya saling menguatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.