Harga Emas Antam Hari Ini 12 Desember 2024 Naik Jadi Rp1.573.000 per Gram
Harga emas PT Aneka Tambang atau Antam dan UBS di Pegadaian terpantau kompak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (12/12/2024).
Kereta Cepat - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Brunei Darussalam membantah terkait dengan proyek kereta cepat Trans Borneo yang melintasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Mereka menyatakan belum menunjuk perusahaan lokal atau asing untuk menangani proyek tersebut.
Kereta Trans Borneo baru-baru ini ramai dibahas masyarakat di media sosial, lantaran akan menghubungkan transportasi 3 negara sekaligus, yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.
"Sehubungan dengan itu, Kementerian Perhubungan dan info komunikasi ingin menyampaikan pernyataan bahwa Pemerintah Brunei Darussalam tidak pernah menawarkan atau bahkan menunjuk perusahaan lokal atau asing untuk menangani proyek tersebut," tulis MTIC di situs resminya, pada Sabtu (6/4/2024).
Selain itu, pada saat yang sama, pemerintah Brunei Darussalam juga menyatakan belum ada diskusi resmi di tingkat pemerintah mengenai hal itu maupun antara negara bagian dan pihak-pihak yang berkepentingan. "Proyek sebesar itu tentunya memerlukan komitmen dari pemerintah masing-masing terlebih dahulu," tambahnya.
Baca Juga
Progres Pembangunan Ibu Kota Negara di IKN Capai 55 Persen
Kementerian PUPR Pastikan IKN Bebas Kawasan Kumuh
Ada Perubahan Desain, Istana Wapres di IKN Baru Dibangun Tahun Ini
Pada kesempatan itu, kementerian tersebut juga mengimbau agar berhati-hati dalam membuat pernyataan di publik. Selain itu, perlunya mengkaji dan mengesahkan setiap informasi yang diterima, karena penting untuk mencegah terjadinya salah paham dan untuk menciptakan keharmonian masyarakat antarnegara.
Perusahaan asal Brunei Darussalam, Brunergy Utama, sebelumnya menyebut tengah menggodok rencana membangun kereta cepat Trans Borneo itu, dengan Malaysia dan Indonesia yang menghubungkan Sabah, Sarawak, Brunei, dan wilayah IKN di Kalimantan. Proyek Kereta Trans Borneo disebut akan membentang sejauh 1.620 kilometer melewati 3 negara dari Barat hingga Timur Pulau Kalimantan.
Melansir Nikkei Asia, tahap pertama proyek Kereta Cepat Trans Borneo akan menghubungkan Pontianak, Ibu Kota Kalimantan Barat, Kuching, Kinabalu, hingga distrik Tutong, Brunei. Sementara itu, tahap kedua Trans Borneo akan melintasi daerah Selatan dan Timur Kalimantan, termasuk Samarinda dan Balikpapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga emas PT Aneka Tambang atau Antam dan UBS di Pegadaian terpantau kompak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (12/12/2024).
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.