Kemen PU Tangani 492 Titik Kekeringan, Bantuan Air Sasar 155.228 Jiwa
Kementerian PU menangani 492 titik kekeringan di Indonesia, menyediakan air bersih bagi 155.228 jiwa dan menyelamatkan 22.210 hektare sawah.
Kondisi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang saat arus lalu lintas normal. ANTARA/Frislidia
Harianjogja.com, PEKANBARU—PT (Persero) Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah menyiapkan yang dibutuhkan dalam memberikan layanan operasional tol siaga mudik Idul Fitri 2024 bagi pengguna Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Bangkinang dan Tol Pekanbaru-Dumai.
"Persiapan tersebut di antaranya adalah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Mudik Lebaran 2024, agar para pengguna jalan tol bisa melintas dengan aman," kata Branch Manager Manajer Tol Pekanbaru-Bangkinang PT Hutama Karya (Persero) Jarot Seno Wibawa kepada media, di Pekanbaru, Minggu.
Ia mengatakan, Hutama Karya juga melakukan pengecekan kendaraan siaga di antaranya yakni kendaraan patroli, rescue, ambulans derek, dan lain-lain serta menerbitkan panduan mudik Idul Fitri 2024 bertema "Trans Sumatera Ramadhan Guidebook 2024".
Persiapan tersebut dilakukan katanya menyebutkan adalah untuk mengantisipasi terjadi lonjakan volume kendaraan saat libur panjang hingga libur Idul Fitri pada 8-15 April 2024.
"Jumlah trafik kendaraan yang masuk ruas Tol Pekanbaru-Bangkinang total kumulatif mencapai 8.390 kendaraan yang melintas selama libur 28-29 Maret 2024 mengalami peningkatan 7,5 persen," katanya pula.
Selain Tol Pekanbaru-Bangkinang, Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) juga mengalami peningkatan sebesar 12,52 persen, jika dibandingkan dengan volume lalulintas normal dengan total kumulatif 26.019 unit kendaraan yang melintas.
"Arus lalu lintas kendaraan pada Tol Pekanbaru-Dumai naik 12,52 persen dibanding pada hari biasa dan diprediksi akan naik lagi pada hari libur berikutnya karena libur akhir pekan cukup panjang," katanya lagi.
Pantauan di lapangan pada Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang terpantau lancar, namun sejumlah kendaraan pribadi memacu kendaraan mencapai 200 km/jam lebih atau melebihi batas laju maksimal kendaraan yang dipajang pada besi tiang pengumuman di sepanjang pinggir jalan tol yakni 80 km/jam itu.
"Banyak kejadian tidak terduga ketika kendaraan melaju di atas batas disarankan pengelola tol, dan bisa mengakibatkan kecelakaan fatal. Pengelola tol perlu kembali memasang imbauan agar pengendara tidak mengebut di jalan tol," kata Ed (45), warga Kota Pekanbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian PU menangani 492 titik kekeringan di Indonesia, menyediakan air bersih bagi 155.228 jiwa dan menyelamatkan 22.210 hektare sawah.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Audit pemerintah Korea Selatan mengungkap dugaan KFA membiayai layanan seksual bagi wasit asing menggunakan kartu kredit resmi organisasi saat laga kualifikasi
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan intensif dalam kasus dugaan TPPU. Penyidik Kejagung melontarkan lebih dari 20 pertanyaan untuk mendalam
Jangan siram rem panas dengan air! Risiko cakram retak dan performa menurun. Simak cara aman mendinginkan rem dan tips perawatan agar pengereman tetap optimal.
Veda Ega Pratama finis ketiga pada FP2 Moto3 Inggris 2026 di Silverstone. Pebalap Honda Team Asia itu lolos langsung ke Q2 setelah mencatatkan performa impresif