Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Bendera Amerika Serikat. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, RAMALLAH—Surat Kabar Wall Street Journal (WSJ) melaporkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki kebenaran penggunaan fosfor putih oleh pasukan Israel saat menyerang di Jalur Gaza dan Lebanon, Kamis (15/2/2024).
WSJ menjelaskan penyelidikan itu bertujuan memastikan apakah senjata yang dipasok AS ke Israel digunakan secara tidak tepat untuk membunuh warga sipil. Tak hanya itu, toritas AS sedang menyelidiki serangan udara di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 31 Oktober yang menewaskan lebih dari 125 warga Palestina.
Menurut WSJ, para penyelidik menduga Israel telah menggunakan bom seberat sekitar 907 kilogram saat melakukan serangan. Amnesty International mengatakan Crisis Evidence Laboratory telah memverifikasi bahwa unit militer Israel yang menyerang Gaza dilengkapi peluru artileri fosfor putih.
Baca Juga
Israel Terbukti Gunakan Fosfor Putih untuk Serang Gaza Palestina
Masih Jadi Polemik, Ini Dampak Penggunaan Bom Fosfor Putih
Sebagian Besar WNI di Palestina dan Israel Menolak Dievakuasi karena Merasa Aman
Fosfor putih adalah zat yang terbakar pada suhu yang sangat tinggi apabila terkena udara dan dapat membakar daging, menimbulkan rasa sakit yang luar biasa dan luka serius serta tidak dapat dipadamkan dengan air.
Bom fosfor adalah senjata yang dilarang secara internasional berdasarkan Konvensi Jenewa 1980, yang melarang penggunaan fosfor putih sebagai senjata pembakar manusia dan lingkungan. Pasukan pendudukan Israel menggempur Jalur Gaza sejak 7 Oktober dan menewaskan 28.576 warga Palestina serta melukai lebih dari 68.291 orang lainnya. Sementara itu, ribuan orang hilang masih berada di bawah reruntuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Lansia miskin di Kota Jogja yang kehilangan bantuan PKH berpeluang menerima bantuan ASLUM dari Pemkot Jogja sebesar Rp900.000.
KPK memastikan Febrie Adriansyah telah memakai rompi tahanan dan menerima kunjungan keluarga di Rutan Gedung Merah Putih KPK.