Rencana Pengunduran Diri Mahfud MD, Ini Tanggapan Presiden

Akbar Evandio
Akbar Evandio Rabu, 31 Januari 2024 20:17 WIB
Rencana Pengunduran Diri Mahfud MD, Ini Tanggapan Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memilih untuk mengundurkan diri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Kabinet Indonesia Maju (KIM) akan tetap solid.

Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini dirinya masih belum mendapatkan laporan atau surat pengunduran diri dari yang bersangkutan. Meski begitu, Jokowi menghargai keputusan dari calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 itu.

“Itu  hak [Mahfud] dan saya sangat menghargai. [Namun] sampai detik ini saya belum mendapatkan laporan [surat resmi pengunduran diri],” ujarnya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (31/1/2024).

Jokowi pun memastikan bahwa pemerintahan akan tetap berjalan terdapat menteri yang memilih untuk mengundurkan diri. Bahkan, dia meyakini hingga saat ini kabinet akan terus solid hingga akhir periodenya menjabat pada Oktober 2024 mendatang. “[Kabinet Indonesia Maju masih] sangat solid,” kata Jokowi.

Senada, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin memastikan bahwa kinerja Kabinet Indonesia Maju (KIM) tidak terganggu meski Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md merealisasikan rencananya untuk mengundurkan diri.

Menurutnya, keputusan dari Mahfud merupakan hak yang harus dihargai sebagai warga negara yang tengah mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres).

BACA JUGA: Surat Pengunduran Diri Menteri, Mahfud MD: Saya Akan Sampaikan Langsung ke Presiden

“Tentu pasti akan dijabat atau ditunjuk menteri yang definitif yang tahu persis persoalan yang terkait dengan polhukam. Oleh karena itu saya kira tidak akan terlalu mengganggu ya,” ujarnya dikutip melalui siaran Youtube Sekretariat Wapres, Minggu (28/1/2024).

Orang nomor dua di Indonesia itu pun mengaku senada dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan keleluasaan kepada setiap menteri di kabinet mereka apabila terjun dalam kontestasi politik lima tahun sekali itu.

Kendati begitu, dia mengatakan bahwa saat ini belum ada nama yang disiapkan untuk menjadi pengganti Mahfud. Apalagi, pemilihan pengganti Mahfud itu merupakan wewenang dari Jokowi sebagai Kepala Negara.

“Itu nanti hak prerogatif presiden, nanti Presiden akan mempertimbangkan apa memang perlu Menko baru atau sementara dijabat saja sampai akhir, itu hak prerogatif presiden yang menentukan,” pungkas Ma’ruf.

Sebelumnya, Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengumumkan mundur sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (Menko Polhukam). Pengumuman itu dilakukan kawasan Danau Tirta Gangga, Seputih Banyak, Lampung Tengah, Rabu (31/1/2024) siang.

"Maka hari ini saya sudah membawa surat untuk presiden tentang masa depan politik saya," ujar Mahfud seperti yang disiarkan secara langsung kanal YouTube Mahfud MD Official. (Sumber: Bisnis.com)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online