SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Pesawat Surya Airways./ Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan catatan untuk calon Surya Airways, maskapai baru yang akan beroperasi di Indonesia.
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Maria Kristi mengatakan Surya Airways belum dapat beroperasi dalam waktu dekat. Maskapai tersebut masih dalam tahap izin usaha, sehingga masih banyak proses yang wajib dipenuhi.
"Pembentukan maskapai baru, pengajuan izinnya perlu melalui proses administrasi yang merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan No. 35/2021 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara," ujarnya dalam siaran pers, dikutip Sabtu (21/10/2023).
Dia menuturkan maskapai tersebut sudah memiliki Sertifikat Standar Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal (SS-AUNB), tetapi masih wajib memenuhi seluruh persyaratan serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebelum beroperasi.
“Setelah melalui prosedur panjang yang harus dilaksanakan, kami harapkan nantinya maskapai baru dapat bersaing sehat dengan maskapai nasional lainnya sehingga industri penerbangan di Indonesia terus meningkat," ujarnya.
Sebelumnya, Surya Airways, yang bakal menjadi maskapai baru di Indonesia, bicara soal rencana bisnis ke depan. Perusahaan penerbangan niaga berjadwal pendatang baru ini berniat memperbanyak konektivitas udara nasional.
Kabar tersebut diketahui usai maskapai yang bernaung di bawah nama PT Surya Mataram Indonesia itu memperoleh Sertifikat Standar Angkutan Niaga Berjadwal pada 9 Oktober 2023. Perusahaan yang berbasis di DIY ini diketahui telah mendapatkan Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha untuk penerbangan rute domestik dan internasional, termasuk kargo udara.
BACA JUGA: Muncul Maskapai Baru! Bernama Surya Airways, Berbasis di Jogja
Adapun, status penanaman modal berasal dari dalam negeri. Komisaris Utama Surya Airways Benny Rustanto mengatakan maskapai tersebut bakal melayani rute penerbangan domestik khususnya kota tier kedua.
Alasannya, agar bisa meningkatkan konektivitas udara di Indonesia yang merupakan negara kepulauan usai pandemi Covid-19.
"Kami sudah masuk tahap pra-aplikasi AOC [Air Operator Certificate], sehingga mulai beroperasi target pada kuartal II/2024," katanya kepada Bisnis.com, Senin (16/10/2023).
Dia menambahkan pada tahap awal Surya Airways akan mengoperasikan 3 unit pesawat yang diproduksi pada 2014. Kemudian secara bertahap akan mengoperasikan 10 unit ATR 72-600S tipe terbaru karena menyesuaikan lini produksi dari produsen pesawat.
Benny menuturkan rute domestik awal yang akan dibuka seperti Jakarta via Bandara Halim-Yogyakarta, Gunung Sitoli-Medan, Surabaya-Nusa Tenggara Timur, hingga Tana Toraja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.