6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Din Syamsuddin./Ardiansyah Indra Kumala-Solopos
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) Din Syamsuddin mendesak penghentian konflik antara Israel dengan Hamas Palestina, karena dapat memicu perang dunia ketiga.
Din mengungkapkan lima hal penting terkait pandangannya untuk konflik Israel dengan Hamas Palestina.
Pertama, menurutnya rencana Israel menyerang Gaza dan mengusir rakyat Palestina dari kampung halamannya akan memicu perang regional bahkan global.
"Standar ganda Amerika Serikat (AS) yang mendukung Israel dengan memberi bantuan persenjataan dan menghadirkan kapal induk, dan sikap tegas Presiden Vladimir Putin mendukung Palestina dengan Ibu Kota Jerussalem potensial mendorong perang dunia baru," katanya, dalam keterangan resmi tertulis, Minggu (15/10/2023).
Kedua, dia mendesak dunia Islam khususnya dunia Arab untuk mengambil sikap tegas dan jelas, mendukung Palestina baik atas dasar keagamaan maupun kemanusiaan.
"Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tidak cukup mengeluarkan pernyataan tapi harus berupa tindakan, baik melalui diplomasi dengan mendesak PBB bersikap fungsional dan efektif menegakkan perdamaian dan keadilan, maupun menyiapkan pertahanan diri lewat perang jika itu diperlukan. Fatah dan Hamas saatnya menyisihkan perbedaan strategi di antara mereka karena ancaman Israel sudah di depan rumah," ujarnya.
Ketiga, pemerintah dan rakyat Indonesia perlu menampilkan sikap tegas sesuai perintah Pembukaan UUD 1945 yakni mewujudkan perdamaian abadi dan mengenyahkan segala bentuk penjajahan di muka bumi.
"Bangsa Indonesia jangan melupakan sejarah. Palestina adalah negara pertama yg mengakui kemerdekaan Indonesia, bahkan sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI pada 1945 (Mufti Palestina Al-Husaini dari Berlin pada 6 September 1944 sudah mengakui kemerdekaan Indonesia)," ucapnya.
BACA JUGA: Rusia Minta Dewan Keamanan PBB Lakukan Voting Soal Krisis di Palestina
Keempat, pemerintah Indonesa perlu lebih maju mendesak Sidang Darurat OKI dan Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas atas Israel dan menyelamatkan jutaan rakyat Palestina dari penderitaan karena kezaliman Israel.
Terakhir, kelima, umat Islam dan umat Kristiani, khususnya perlu bersatu menyelamatkan Jerussalem, kota suci bagi kedua umat.
"Rakyat cinta damai dan keadilan harus bangkit bersatu, menghentikan perang, tegakkan keadilan, dan selamatkan kemanusiaan," tambahnya. Seperti diketahui, Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) merupakan komunitas lintas agama untuk solidaritas bagi Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.