Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Kaesang Pangarep/Instagram @kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengungkapkan memilih bergabung ke PSI justru karena partai kecil, bukan partai besar. Dia merasa tertantang masuk partai kecil seperti PSI.
Pernyataan itu Kaesang sampaikan usai resmi menjadi ketua umum baru PSI dalam forum Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat pada Senin (25/9/2023) malam.
Kaesang mengungkapkan banyak yang bertanya hingga mengejek dirinya karena masuk ke PSI. Padahal, lanjutnya, banyak partai besar yang sudah masuk ke parlemen.
BACA JUGA : Jadi Ketum PSI, Kaesang Sebut Jokowi Jadi Inspirasi Masuk Politik
"Saya justru masuk PSI karena partai ini masih kecil. Saya tertarik gabung PSI karena PSI belum ada di DPR, dan saya ingin berjuang bersama kawan-kawan semua di sini agar di 2024 PSI menjadi partai besar dan di 2024 akan ada di DPR RI," jelas Kaesang.
Bahkan, dia mengaku jatuh cinta dengan PSI. Menurutnya, PSI punya idealisme yang sudah teruji terutama soal perjuangan anak muda.
"Saya jatuh cinta pada PSI, partai dengan idealisme, dan intergritas yang kokoh, dan konsisten dalam perjuangan anak muda," katanya.
Oleh sebab itu, setelah resmi diangkat menjadi ketua umum PSI, Kaesang ingin partai berlambang bunga mawar itu bisa lolos ke DPR RI pada Pemilu 2024. Dia bahkan siap turun untuk memastikan target itu tercapai.
"Insya Allah saya siap memimpin konsolidasi PSI ke seluruh Nusantara," ujarnya.
Dia berpendapat PSI penuh dengan gagasan. Meski demikian, Kaesang ingin gagasan itu tidak hanya menggemas di kota-kota melainkan juga sampai ke pelosok desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.