Peringati Hari Jadi Sleman ke-110, Sultan HB X Ajak Warga Mulat Sarira
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Ganjar Pranowo bersama istrinya, Siti Atikoh Ganjar Pranowo dan Muhammad Zinedine Alam Ganjar (IG Muhammad Zinedine Alam Ganjar)
Harianjogja.com, JAKARTA—Penampilan Ganjar Pranowo bersama istrinya Siti Atikoh Ganjar dan anaknya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar di acara Rosi yang ditanyangkan di KompasTV, Kamis (21/9/2023) menyedot perhatian warganet.
Selain Atikoh, publik juga banyak bertanya soal putra semata wayang bakal calon presiden 2024 Ganjar Pranowo itu, Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang dinilai cerdas menjawab setiap pertanyaan Rosi.
Salah satunya ketika menjawab pertanyaan soal kekuasaan. Alam punya pandangan sendiri soal kekuasaan. Menurutnya, kekuasaan bukan sekadar previlege tapi tentang bagaimana si pemiliknya memberi pengaruh dan bertanggung jawab kepada banyak orang.
BACA JUGA: Nama Alam Ganjar Banyak Dicari Warganet, Berikut Biodatanya
Pandangannya itu disampaikan Alam, saat hadir di salah satu program di televisi nasional, Kamis (21/9/2023). Saat itu, Alam ditanya oleh presenter bagaimana Ia memandang kekuasaan.
“Kekuasaan itu cuma terminologi aja sih, yang perlu kita sadari dari kata kekuasaan itu adalah bagaimana sesuatu kekuasaan itu bisa mempengaruhi banyak orang. Lets focus on that (Mari berfokus pada itu, red) aja gitu,” tegas Alam.
Mahasiswa Teknik Industri Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, seseorang yang memiliki kekuasaan punya tanggung jawab tertinggi terhadap masyarakat.
“Bagaimana hal itu bisa berpengaruh pada orang banyak karena di saat orang memegang kekuasaan paling tinggi, dia itu orang yang paling tinggi memiliki tanggung jawab paling besar ke masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Alam Ganjar Berambisi Bawa E-Sport di Jawa Tengah Lebih Maju
Alam juga mengartikan bahwa orang yang memiliki kekuasaan tidak perlu fokus terhadap hal di luar tanggung jawabnya.
“Itu bukan sisi yang perlu dilihat, tidak perlu diperhatikan juga, dan tidak berpengaruh terhadap apa-apa,” ucap alumni SMAN 3 Semarang itu.
Kekuasaan, menurut Alam, bukan kemewahan atau keistimewaan. Putra semata wayang pasangan Ganjar dan Atikoh menyebut kekuasaan adalah bagaimana memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak.
"Dan juga privilege untuk menuangkan pikiran, idealisme dan apa yang kita punya untuk khalayak banyak, itu privilege paling tinggi menurut saya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.