Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (dua kanan) ditemui usai agenda dengan Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu (19/8/2023). (ANTARA/Fath Putra Mulya)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertemuan antara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo tidak dikhawatirkan oleh Partai Gerindra.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui usai agenda dengan Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu (19/8/2023) mengatakan pertemuan Cak Imin dan Ganjar merupakan ikhtiar PKB dalam memberi pesan perdamaian dan kebersamaan kepada masyarakat.
BACA JUGA: Milenial Dilatih Srikandi Ganjar Bikin Sandwich untuk Buka Usaha
"Enggak khawatir, yang dilakukan PKB itu bagian dari ikhtiar untuk memperkokoh persatuan, memberi pesan perdamaian, pesan kebersamaan terhadap masyarakat, terhadap rakyat semuanya, dan kami sudah tahu karena itu kami men-support," imbuh dia.
Dia menegaskan bahwa Partai Gerindra mempersilakan Cak Imin selaku Ketua Umum PKB dan bagian dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk berkomunikasi dengan siapa pun. Menurutnya, pertemuan itu bertujuan memperkuat silaturahim.
"Kami merasa komunikasi yang dilakukan oleh Pak Muhaimin dengan semua tokoh itu bagian dari upaya untuk memperkuat silaturahim, memperkuat posisi, persatuan, dan kesatuan," kata Muzani.
Meskipun Cak Imin bertemu dengan bakal calon presiden dari koalisi yang berbeda, Muzani meyakini pertemuan tersebut merupakan suatu hal baik. Terlebih, Indonesia masih dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78.
"Kami menganggap pertemuan itu malah baik untuk memberi message (pesan) kepada masyarakat, di tengah-tengah suasana masih Agustus-an, kita harus memberi message perdamaian, kesejukan, ketenangan, pesan persatuan, dan pesan kebersamaan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.