Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo (tengah) seusai Talkshow ‘Biasa’ (Bincang Asik Dekranasda) di Atrium Duta Mall, Banjarmasin, Sabtu (29/7/2023). Ist
Harianjogja.com, BANJARMASIN—Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo berharap akhir pekan berdampak pada meningkatnya omzet ritel Expo UKM Jawa Tengah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Atikoh mengatakan, pada hari pertama expo produk UKM Jateng laris manis, omzetnya mencapai Rp117 juta.
Hal itu disampaikan Atikoh seusai Talkshow ‘Biasa’ (Bincang Asik Dekranasda) di Atrium Duta Mall, Banjarmasin, Sabtu (29/7/2023). Atikoh menjadi pembicara bersama Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya Afzan A. Junaid dan Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah Ibnu Sina.
BACA JUGA: Pemda DIY Bantah akan Mengirimkan 6.000 Warga Jogja ke Ibu Kota Nusantara
“Bagus sekali ya, hari pertama kemarin sudah Rp 117juta,” katanya yang juga Ketua TP PKK Jawa Tengah itu.
Atikoh berharap penjualan ritel di Expo UKM Dekranasfa Jateng itu akan terus meningkat. Apalagi hari ini dan Minggu (30/7/2023) esok merupakan akhir pekan. "Semoga makin ramai banyak yang datang dan berbelanja,” tuturnya.
Terlepas dari itu, Atikoh mengatakan kegiatan expo ini selain bagian dari melebarkan sayap pemasaran juga mendorong aktualisasi pelaku UKM. Menurut Atikoh dengan pameran di luar provinsi, mereka bisa lebih tahu target pasar.
“Jadi mereka dengan seperti itu akan termotivasi untuk merancang sebaik mungkin, terus mengetahui tren pasar seperti apa, atau lebih fokus dia itu mau bagaimana,” katanya.
Acara yang diawali dengan fashion show bertajuk Tjerita Batik Pesisir itu, menampilkan desain dari perancang lokal asal Kota Pekalongan. Di mana desainer nasional juga digandeng untuk berbagi pengalaman.
“Agar mereka juga bisa tukar pikiran sehingga bisa memahami juga bagaimana kalau yang sudah berpengalaman, atau yang jangkauannya sudah nasional itu akan lebih mudah bisa mentransfer ilmunya,” ucap Atikoh.
Atikoh berharap, kolaborasi antardaerah seperti ini bisa terus berjalan dan dan dikembangkan lebih baik laig. Sehingga selain ekonomi daerah meningkat, akan memacu UKM lokal berkembang dan memperkaya budaya.
“Kalau kita perkuat pemasaran di dalam negeri peluangnya luar biasa, nah untuk naik kelas kita ekspor. Salah satu langkahnya adalah kolaborasi antarprovinsi, antarkabupaten dan kota karena lebih memperkaya budaya. Sehingga akan semakin memperindah wajah Indonesia untuk masysrakat,” tandasnya.
Sebagai informasi, expo UKM Dekranasda Jateng ini adalah gelaran keempat. Pameran berlangsung sejak 28 — 30 Juli di Atrium Duta Mall, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Total 34 booth di antaranya 32 booth UKM asal Jawa Tengah dan 2 booth UKM asal Kalimantan Selatan. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
PLN UID Sumut memastikan pasokan listrik untuk 4,87 juta pelanggan kembali normal usai blackout di Sumatra Bagian Utara.
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Kemenhaj memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan siap diberangkatkan ke Arafah secara bertahap.