Konflik Belum Usai, Trump Sebut Perundingan Iran Masih Mungkin
Donald Trump menyebut perundingan AS-Iran masih mungkin terjadi meski Washington tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Teheran.
Cuaca ekstrem - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa bibit siklon tropis 95W yang terdeteksi di wilayah Filipina dapat berpotensi memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
Deputi Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Jumat, mengatakan bibit siklon tropis 95W itu tepatnya berada di pesisir timur Laut Luzon, Filipina, di sekitar 18,2 Lintang Utara (LU) dan 122,3 Bujur Timur (BT).
Ia menambahkan kecepatan angin maksimum bibit siklon 95W itu 30 knot dan tekanan udara minimum 1.000 milibar (mb) bergerak ke arah barat.
"Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori tinggi," katanya.
Ia mengemukakan dampak dari bibit siklon 95W terhadap cuaca di beberapa wilayah Indonesia yakni hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Riau (Kepri) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Selain itu, lanjutnya, dampak bibit siklon 95W itu juga memengaruhi tinggi gelombang di kisaran 1,25-2,5 meter di perairan Kepulauan Natuna, Laut Sulawesi bagian barat, dan Samudera Pasifik utara Halmahera, hingga Papua.
"Gelombang laut lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara," katanya.
BACA JUGA: Ternyata Kepala Dispertaru DIY Sudah Dipanggil Kejati DIY 5 Kali Terkait Tanah Kas Desa
Ia menyampaikan masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya potensi siklon tropis yang dapat berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengajak masyarakat untuk mengatasi kesenjangan antara teknologi kebencanaan dan pemahaman guna menekan risiko bencana.
"Meskipun sudah ada peringatan dini untuk melakukan evakuasi, jika tidak didukung dengan pemahaman tentang mitigasi kebencanaan, kesadaran, keterampilan, dan juga kemampuan respons yang cepat dan tepat, sistem peringatan dini tersebut akan gagal dalam mencegah terjadinya korban," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump menyebut perundingan AS-Iran masih mungkin terjadi meski Washington tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Teheran.
Jadwal SIM Keliling Polresta Yogyakarta 11 September 2026 di Alkid, MPP, & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polres Gunungkidul 11 September 2026 di Terminal Dhaksinarga & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul 11 September 2026 di Satpas Polres Bantul lengkap dengan rincian biaya pembuatan SIM baru dan perpanjangan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online