Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Dunia, RI Waspada
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Harianjogja.com, JAKARTA—Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan telah menerima empat nama calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) terbaru melalui Surat Presiden dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada perwakilan dari Bank Indonesia (BI), Kemenkeu, hingga Bursa Efek Indonesia (BEI).
Keempat nama tersebut telah dikonfirmasi oleh Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun kepada JIBI/Bisnis, Kamis (6/7/2023). Misbakhun mengatakan keempat nama tersebut akan mengisi posisi baru di tubuh DK OJK.
“Benar, saya mendapatkan informasi bahwa Kepala Eksekutif Pembiayaan ada dua orang dan untuk pengawasan ITSK juga sudah ada dua orang,” kata Misbakhun saat dikonfirmasi Bisnis, Kamis (6/7/2023).
| Calon Dewan Komisioner OJK | |
|---|---|
| Nama | Jabatan |
| Agusman | Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya |
| Adi Budiarso | Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya |
| Hasan Fawzi | Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Kripto. |
| Erwin Haryono | Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Kripto. |
Sebagai informasi, Agusman saat ini aktif sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Audit Internal Bank Indonesia. Adapun, Adi Budiarso kini menjabat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.
Di sisi lain, Hasan Fawzi saat ini bertugas sebagai Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia. Terakhir, Erwin Haryono menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia sejak 2022 hingga kini.
Selanjutnya, mengenai jadwal fit and proper test, Misbakhun mengatakan nanti akan dibicarakan dalam rapat internal Komisi XI dan akan segera diberitahukan lebih lanjut.
“Karena suratnya yang masuk dari Presiden harus melalui proses Badan Musyawarah DPR atau rapat Bamus, dan Bamus menugaskan kepada Komisi XI untuk melakukan langkah-langkah lanjutan, yaitu pelaksanaan fit and proper test,” jelasnya.
Sebelumnya, Misbakhun juga pernah mengatakan bahwa anggota DPR tengah menunggu surat yang berisikan nama-nama DK OJK untuk masuk ke Komisi XI di Badan Musyawarah (Bamus).
Lebih lanjut, Misbakhun mengaku bahwa saat ini surat tersebut telah ada di pimpinan DPR, yakni Puan Maharani.
“Namanya [nama-nama ADK OJK terbaru] masih di pimpinan DPR [Puan Maharani], karena amplopnya tertutup dari Presiden. Itu kewenangan pimpinan DPR untuk menyampaikan kepada publik, karena beliau adalah speakers-nya DPR dan melalui beliaulah harus keluar nama-nama itu,” ungkap Misbakhun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.