Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Macan tutul jawa terekam kamera berkeliaran di hutan Sanggabuana di wilayah Purwakarta, Jawa Barat, pada 11 Juni 2023. (ANTARA/HO SCF)
Harianjogja.com, PURWAKARTA—Seekor Macan Tutul Jawa terekam kamera jebak yang dipasang oleh Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) di hutan Gunung Sanggabuana di wilayah Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) muda dengan tinggi sekitar 40 cm terekam kamera jebak SCF di hutan Sanggabuana pada 11Juni 2023 pukul 12.53 WIB.
Direktur Eksekutif SCF Solihin Fu'adi menyampaikan bahwa Macan Tutul Jawa itu terekam kamera berada tidak jauh dari air terjun, yang jaraknya sekira 1,1 kilometer dari perkampungan penduduk. Menurut dia, SCF memasang kamera jebak di area hutan Gunung Sanggabuana sejak Maret 2023 dan mengambilnya pada 13 Juni 2023.
BACA JUGA: Gempar Penampakan Macan Loreng di Wonosari, BKSDA Temukan Jejak Kucing Hutan
"Lokasi pemasangan camera trap (kamera jebak) berada di kawasan hutan Gunung Sanggabuana yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Purwakarta. Pada periode kali ini, kami hanya memasang empat camera trap di lapangan, tepat berada di atas sebuah air terjun," katanya, Minggu (18/6/2023).
Menurut Bernard T Wahyu Wiryanta, fotografer dan peneliti satwa liar yang juga anggota Dewan Pembina SCF, Macan Tutul Jawa yang terekam kamera di hutan Sanggabuana berbeda dengan Macan Tutul Jawa yang sebelumnya terekam kamera di wilayah Karawang.
"Setelah kami analisa, dari pola totol, jenis kelamin, ciri-ciri morfologi, dan dimensi dasar tubuhnya, ternyata ada perbedaan dengan beberapa macan tutul jawa lain yang terekam camera trap sebelumnya. Individu yang terekam ini kemungkinan besar berjenis kelamin betina, berusia muda," kata dia melalui sambungan telepon.
"Dari beberapa rekaman video dan foto yang kami analisa, juga mulai terpetakan sebaran masing-masing daerah teritorial tiap individu," ia menambahkan.
Bernard belum tahu pasti banyaknya anggota populasi macan tutul jawa di hutan Sanggabuana, baik macan tutul dengan pola totol maupun macan dengan warna melanistik atau macan kumbang.
"Kami perkiraan populasi di kawasan Sanggabuana ada di kisaran 10 sampai 15 individu. Ini termasuk dua individu baru yang belajar berburu dengan memangsa domba warga pada tahun 2022," katanya.
BACA JUGA: Mengenal Macan Tutul Jawa yang akan Dilepasliarkan Gembira Loka Zoo
Selain merekam Macan Tutul Jawa, kamera jebak yang dipasang di Gunung Sanggabuana juga merekam spesies satwa lain seperti kancil, tenggiling, ayam hutan, musang, dan burung paok pancawarna.
Bernard mengatakan, hampir semua satwa yang terekam kamera jebak merupakan jenis satwa yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 tahun 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi. Kamera jebak yang dipasang SCF juga merekam dua pemburu yang menenteng senapan di kawasan hutan Sanggabuana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.