Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bibir merah merona, lembut, dan kenyal dapat menunjang penampilan wanita. Namun bibir yang kering hingga pecah-pecah kerap kali membuat lipstik yang digunakan tidak mampu bertahan lama.
Bibir berbeda dengan kulit yang memiliki melanin untuk melindungi kulit dari sinar matahari serta kelenjar minyak guna menjaga kelembapan alami pada kulit.
Lapisan bibir juga jauh lebih tipis 4–5 kali dari kulit membuat bibir lebih mudah kering dan pecah-pecah bahkan tak jarang sampai mengelupas.
Penyebab umum lainnya yakni dehidrasi, sering menjilati bibir, cuaca dingin, cuaca panas atau kering, reaksi terhadap obat (misalnya obat penurun kolesterol.), kekurangan vitamin (zat besi, vitamin B), atau kondisi medis (alergi, gangguan tiroid, beberapa gangguan autoimun).
“Bibir pecah-pecah biasanya disebabkan oleh paparan lingkungan yang menyebabkan iritasi, termasuk air liur dan menjilat bibir, makanan pedas, dan cuaca dingin dan kering,” ujar Dr. Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di Rumah Sakit Mount Sinai, New York City melansir dari Everyday Health.
Baca juga: 75 kloter Jamaah Indonesia Masih di Madinah
Menjaga atau mengembalikan kelembapan bibir pun menjadi hal terpenting dalam mengatasi bibir kering dan pecah-pecah, berikut sejumlah rekomendasi dari para dermatologi melalui American Academy of Dermatology Association.
1. Rutin menggunakan lip balm
Lip balm akan menjaga dan mengembalikan kelembapan alami pada bibir, lebih baik lagi jika mengandung SPF (atau mengandung titanium oxide, zinc oxide) terutama yang sering beraktivitas di luar ruangan atau setidaknya mengandung satu atau lebih bahan seperti castor seed oil, mineral oil, shea butter, ceramide, dimethicone, petrolatum atau white petroleum jelly.
2. Minum banyak air
Memenuhi asupan air dalam tubuh membuat tubuh terhidrasi dari dalam dan terhindari dari kondisi bibir kering dan pecah-pecah. Setidaknya minum sekitar 3,7 liter air perhari untuk pria dan 2,7 liter air per hari untuk wanita.
3. Berhenti menjilat, menggigit, dan mengelupas bibir
Saat bibir terasa kering, tanpa sadar atau secara alami akan membasahinya dengan menjilat namun bukannya mengatasi justru memperburuk masalah. Sebab air liur yang menguap akan membuat bibir jauh lebih kering.
Sementara menggigit atau mengelupas bibir kering atau pecah pecah dapat menyebabkan iritasi serta mencegah proses penyembuhan.
4. Hindari memegang benda berbahan logam dengan bibir
Satu kebiasaan yang sering kali dilakukan ketika kedua tangan penuh memegang benda ialah menggunakan mulut atau bibir untuk memegang benda seperti penjepit kertas, perhiasan, dan produk sehari-hari lainnya yang terbuat dari logam. Nyatanya bahan logam berpotensi mengiritasi bibir yang cenderung lebih sensitif daripada kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Katedral Jakarta gelar 4 misa Kenaikan Yesus 2026, 2.300 umat hadir. Polisi amankan 860 gereja selama libur panjang.
Xi Jinping dan Donald Trump sepakat bangun hubungan baru China-AS, tapi isu Taiwan jadi ancaman serius konflik global.
Leo/Daniel melaju ke perempat final Thailand Open 2026 usai kalahkan wakil China. Siap hadapi tuan rumah dengan permainan agresif.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.