Ini Harapan PDM Jogja Terkait Pelaksanaan Musyda 2023

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 14 Mei 2023 07:17 WIB
Ini Harapan PDM Jogja Terkait Pelaksanaan Musyda 2023

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Jogja menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) bertema Membumikan Risalah Islam Untuk Jogja Berkemajuan, Sabtu (13/5/2023). Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Jogja menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) bertema Membumikan Risalah Islam Untuk Jogja Berkemajuan, Sabtu (13/5/2023). Musyda yang diikuti ratusan peserta itu dilaksanakan di Aula SMA Muhammadiyah 1 Jogja.

Ketua PDM Kota Jogja, Akhid Widirahmanto, mengatakan ada sejumlah hal penting yang dibahas dalam Musyda tersebut. Mulai dari pergantian kepengurusan hingga isu-isu penting di bidang pendidikan. Dia berharap Musyda tersebut menjadi momen menggembirakan bagi para kader Muhammadiyah dan merumuskan hal-hal penting untuk persyarikatan.

BACA JUGA: Gelar Musda, Aisyiyah Kota Jogja Fokus Tingkatkan Ketahanan Keluarga

"Saat ini sudah tujuh tahun kepengurusan, bertambah dua tahun karena adanya Covid. Musyda ini kami harapkan menjadi sesuatu yang menggembirakan, menjadi ajang silaturahmi seluruh elemen Muhammadiyah," katanya.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus, Musyda juga merumuskan program lima tahun ke depan sebelum ditutup dengan pemilihan pimpinan baru melalui mekanisme e-voting. Menurutnya, terdapat 59 calon ketua yang dinyatakan memenuhi syarat untuk ikut dalam pemilihan.

"Dari 59 calon itu, akan dipilih 13 orang. Sehingga, pompinan secara kolektif dan kolegial nanti jumlahnya 13 orang dan ditentukan siapa ketuanya. Semoga Musyda bisa menghasilkan pimpinan terbaik dan membawa perbaikan untuk Kota Jogja," harapnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, M Ikhwan Ahada, memanfaatkan momentum tersebut agar menyamakan tujuan terkait kader Muhammadiyah yang dicalonkan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY, Syauqi Soeratno. Ia berharap meski warga Muhammadiyah berbeda bendera partai namun untuk wakil di DPD, Muhammadiyah harus dalam satu tarikan nafas memilih Syauqi.

"Saya berpesan berpesan pada Pemilu 2024 nanti untuk memilih Syauqi Soeratno, ini amanat persyarikatan. Baju boleh berbeda tapi begitu masuk wilayah Muhamamdiyah dan Aisyiyah, tujuan kita sama dan satu," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online