Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
EL NINO./www.vox.com
Harianjogja.com, JAKARTA—El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah. Pemanasan Suhu Muka Laut yang terjadi dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan, sehingga dapat memicu terjadinya kondisi kekeringan.
Pemanasan laut El Nino ini dapat terjadi selama bertahun-tahun yang akan mengubah beberapa pola cuaca global seperti memicu kekeringan. Dilansir melalui Gizmodo El Nino ini selain memicu kekeringan El Nino dapat mempengaruhi perubahan angin
“Kami memiliki apa yang disebut angin pasat, yang bertiup dari timur ke barat melalui sebagian besar daerah tropis” kata Ilmuwan University Of Washington, Aaron Levine.
El Nino dapat mempengaruhi musim angin topan yang menyebabkan badai bergeser dari atlantik. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Cabang Prediksi Operasional di Pusat Prediksi Iklim NOAA Jon Gottschalck yang mengatakan bahwa El Nino dapat meningkatkan aktivitas cekungan Pasifik timur tetapi cenderung menurun hingga kurang dari aktivitas normal di seluruh cekungan Atlantik.
Ini berarti pantai timur kemungkinan akan mengalami sedikit badai dari Samudra Atlantik dan Karibia, sedangkan pantai teluk dan Pasifik akan mengalami peningkatan badai tropis. El Nino terjadi selama periode rentang 2-7 tahun dan bertahan hingga 12-15 bulan. Ciri-ciri terjadinya El Nino adalah meningkatnya Suhu Muka Laut di kawasan Pasifik secara berkala dan meningkatnya perbedaan tekanan udara antara Darwin dan Tahiti.
Adapun faktor lain yang juga mempengaruhi El Nino yaitu musim badai, musim panas hingga musim gugur yaitu dengan meningkatnya suhu global yang terkait dengan perubahan iklim.
Menurut Gottschalk, lonjakan suhu laut baru-baru ini belum dapat dikaitkan dengan potensi pembentukan El Nino. Meskipun suhu laut tahun ini meningkat, dan angin pasat masih kencang. Artinya pemanasan laut belum menyebar dan itulah sebabnya belum diumumkan El Nino secara resmi.
Akibat dari terjadinya El Nino dapat berdampak pada hewan laut. Upwelling melemah atau berhenti sama sekali. Tanpa nutrisi dari dalam, ada lebih sedikit fitoplankton di lepas pantai. Ini mempengaruhi lebih sedikit ikan yang memakan fitoplankton. Dampak lainnya, apabila terjadi El Nino maka berkurangnya curah hujan yang akan menyebabkan kekeringan dan risiko kebakaran hutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.