Pegawai Pajak Terjerat OTT, DJP Janji Perbaiki Pengawasan
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan merupakan dua tokoh politik yang resmi mendapatkan tiket untuk maju sebagai calon Presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Berikut perbandingan harta kekayaan Anies vs Ganjar.
Anies Baswedan sebelumnya menjabat Gubernur DKI Jakarta selama lima tahun yakni 2017-2022. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, dia diusung oleh koalisi yang berisikan Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara itu, Ganjar Pranowo saat ini masih menjalani tahun terakhir sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. Dia baru saja diumumkan sebagai capres dari partai dengan suara terbanyak di parlemen yakni PDI Perjuangan atau PDIP.
Sebagai kepala daerah dan mantan kepala daerah, Anies dan Ganjar sama-sama wajib melaporkan harta kekayaannya saat masih menjadi pejabat publik. Mengutip dari situs resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), keduanya terakhir sudah melaporkan LHKPN untuk periode 2021.
Pada periode 2021, Anies melaporkan harta kekayaan senilai Rp10,9 miliar. Harta mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu didominasi oleh tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Sleman, dan Ponorogo. Nilainya mencapai Rp14,7 miliar.
Selain itu, Anies melaporkan satu mobil dan dua sepeda motor senilai Rp550 juta; harta bergerak lainnya Rp1,3 miliar; surat berharga Rp61 juta; kas dan setara kas Rp1,2 miliar; serta harta lainnya Rp659 juta. Subtotal harta Anies mencapai Rp18,5 miliar dan dikurangi utang Rp7,6 miliar.
Sementara itu, total nilai harta kekayaan Ganjar berbeda tipis dengan yang dilaporkan oleh Anies. Capres pilihan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu melaporkan harta kekayaan senilai Rp11,7 miliar pada 2021.
Pada 2021, Ganjar melaporkan harta kekayaan yang meliputi delapan tanah dan bangunan senilai Rp2,6 miliar. Tanah dan bangunan itu tersebar di Bogor, Purbalinggan, dan Sleman.
Dia juga melaporkan kepemilikan enam kendaraan roda empat dan dua senilai total Rp1,6 miliar, serta harta bergerak lainnya Rp706 juta.
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkannya, harta dan kekayaan Ganjar paling banyak berasal dari kas da setara kas yang mencapai Rp6,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.