Alasan Elon Musk Ubah Logo Twitter dari Gambar Burung Jadi Anjing

Rahmi Yati
Rahmi Yati Selasa, 04 April 2023 18:07 WIB
Alasan Elon Musk Ubah Logo Twitter dari Gambar Burung Jadi Anjing

Ilustrasi logo Twitter dan foto Elon Musk./Reuters-Dado Ruvic

Harianjogja.com, JAKARTA–Logo Twitter yang selama ini dikenal dengan gambar burung berwarna biru tiba-tiba berubah jadi gambar anjing yang dikenal dengan Shiba Inu.

Dikutip dari Tech Crunch, Selasa (4/4/2023), penyebab perubahan ikon ini disebut-sebut karena CEO Twitter Elon Musk ingin menolak gugatan besar-besaran terkait dengan cryptocurrency.

Pasalnya, gambar tersebut mirip dengan logo blockchain dan cryptocurrency Dogecoin. Dalam gugatan itu, Musk disebut melakukan pemerasan bernilai US$258 dan menjalankan skema ponzi untuk mendukung Dogecoin.

Sementara itu pengacara Musk baru-baru ini menyebut Dogecoin sebagai cryptocurrency sah yang terus memegang kapitalisasi pasar hampir US$10 miliar.

"Kami menganggap pembaruan aplikasi ini adalah bagian dari pandangan umum Musk tentang litigasi," katanya.

BACA JUGA: Sultan Ingatkan Pengusaha di Jogja Patuhi Aturan Pembayaran THR

Adapun dampak dari perubahan ikon ini adalah nilai Dogecoin yang melonjak jadi 30 persen atau sekitar US$12,4 miliar.
Tahun lalu, Reuters melaporkan bahwa menurut pengaduan, penggugat mengeklaim Musk mengetahui sejak 2019 bahwa cryptocurrency tidak memiliki nilai, tetapi tetap mempromosikan Dogecoin untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangannya.

“Musk menggunakan tumpuannya sebagai orang terkaya di dunia untuk mengoperasikan dan memanipulasi skema piramida Dogecoin untuk keuntungan, eksposur, dan hiburan,” kata pengaduan tersebut.

Kendati begitu, tak sedikit pula yang menduga bergantinya logo ikonik Twitter ini sebagai lelucon April Fool’s Day dari bos Tesla tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online