Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,29% di Kuartal II/2026
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Sabtu (11/3/2023). JIBI/Bisnis- Ni Luh Angela
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tak melakukan korupsi meski diduga ada transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Mahfud menjelaskan tindak pidana pencucian uang (TPPU), seperti polemik transaksi Rp349 triliun, berbeda dengan tindak pidana korupsi. Dia pun diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjelaskan hal itu ke publik.
"Sekali lagi Rp349 triliun itu saya diminta menjelaskan betul-betul oleh Presiden, jelaskan kepada rakyat melalui Gedung DPR, bahwa TPPU itu artinya itu beda dengan korupsi," ujar Mahfud saat rapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023).
Dia merasa masih banyak publik yang salah persepsi terkait dengan perbedaan itu. Oleh sebab itu, dia mengklaim Sri Mulyani tak pernah melakukan korupsi melainkan hanya adanya laporan terkait TPPU. "Orang enggak ngerti bedanya, lalu dibilang Menkeu korupsi itu. Enggak ada, ini laporan TPPU. Saya yakin Bu Sri Mulyani itu, saya tahu betul [tak lakukan korupsi]," ungkap Mahfud.
BACA JUGA: Sri Mulyani Tegaskan Uang Pajak yang Dibayarkan Untuk Pembangunan Infrastruktur
Dia menjelaskan, ada perbedaan data transaksi yang disampaikan bawahan Sri Mulyani dengan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Mahfud mengatakan, Sri Mulyani sampai menangis ketika ditanyai terkait dugaan adanya transaksi jumbo mencurigakan sebesar di Kemenkeu.
Sri Mulyani menegaskan akan menuntaskan polemik itu. Atas komitmen itu, Mahfud pun menambahkan data transaksi yang mencurigakan itu, dari yang sebelumnya Rp300 triliun menjadi Rp349 triliun. "Sampai dia [Sri Mulyani] nangis di TV. Saya tahu hati dia hancur. Dia bilang akan saya perbaiki ini. Ya saya tambah datanya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.
Cuaca DIY 25 Agustus 2026 diprediksi cerah. BMKG mengingatkan warga mewaspadai panas dan risiko kebakaran lahan.