Diterjang Banjir Bandang, Freeport Hentikan Sementara Aktivitas Tambang

Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova Minggu, 12 Februari 2023 14:57 WIB
Diterjang Banjir Bandang, Freeport Hentikan Sementara Aktivitas Tambang

Longsor dan banjir landa kawasan Mile 74 Tembagapura, Sabtu (11/2)./Antara-Dokumen Pribadi.

Harianjogja.com, JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI) menghentikan sementara aktivitas penambangan dan pengolahan menyusul adanya bencana banjir yang melanda area pertambangan PTFI di Tembagapura, Mimika, Papua pada Sabtu (11/2/2023). 

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, curah hujan tinggi di area tambang PTFI pada akhir pekan lalu telah mengakibatkan sebagian lokasi pabrik pengolahan konsentrat (mill-concentrating) mengalami banjir lumpur dan beberapa ruas jalan tambang mengalami kerusakan.  "Akibatnya, aktivitas penambangan dan pengolahan dihentikan sementara untuk proses pemulihan," ujar Tony, Minggu (12/2/2023).

Dalam menangani situasi ini, PTFI telah mengaktifkan Tim Emergency Preparedness and Response (EPR) untuk melakukan tindakan yang diperlukan. 

BACA JUGA: Area Tambang Freeport Diterjang Banjir Bandang, 2 Warga Lokal Dikabarkan Hilang

Selain itu, PTFI juga  telah melakukan penjemputan dan evakuasi 14 orang karyawan yang tertahan dalam gedung perkantoran dan mereka dalam keadaan sehat.

"Kami bersyukur tidak ada laporan korban jiwa atas kejadian ini. Kami mengutamakan keselamatan bagi seluruh karyawan yang bertugas di lokasi," kata Tony. 

Dia mengimbuhkan bahwa perseroan sejak tadi malam terus melakukan upaya pembersihan dan pemulihan dengan aman dan sesuai prioritas sehingga operasi PTFI diharapkan dapat kembali normal. "Situasi wilayah Tembagapura, khususnya area pabrik di MP 74 saat ini terkontrol dengan baik," tutur Tony. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online