Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) bersiap memberikan keterangan pers terkait penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/2/2023). Presiden Joko Widodo menyampaikan penurunan skor IPK Indonesia menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk terus memperbaiki diri serta pemerintah terus berkomitmen dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, SOLO—Respons Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mendapat pertanyaan tentang Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial Twitter. Komentar dan gestur Jokowi jadi sorotan.
Presiden Jokowi bersama jajaran menteri menggelar konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/2/2023).
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden itu, tampak Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Jaksa Agung ST Burhanudin, Ketua KPK Firli Bahuri, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo.
Pada satu kesempatan, Jokowi mendapat pertanyaan dari wartawan terkait Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober lalu.
"Soal Kanjuruhan, Pak. Ini setelah TGIPF (Tim Gabungan Independen Pencari Fakta) menyerahkan laporan ke Bapak, belum ada pernyataan lagi dari Bapak dan perkembangan kasusnya juga belum ada tersangka baru dari kasus ini. Bagaimana tanggapan Bapak?" ucap wartawan yang melontarkan pertanyaan kepada Jokowi.
Baca juga: Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006
So much pressure to asked that question, yet the answer is really disappointing #kanjuruhan pic.twitter.com/DDIxcynQRd
— Dhio Faiz (@dhiofaiz) February 8, 2023
Alih-alih menjelaskan proses terkini, Jokowi justru enggan mengomentari tentang Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang itu.
"Saya jawab di lain waktu. Hehehe. Terima kasih," ucap Jokowi.
Respons Jokowi menjawab pertanyaan tersebut mendapat reaksi negatif dari netizen.
Hal itu terlihat dalam unggahan akun Twitter @dhiofaiz yang mengaku kecewa dengan komentar Jokowi.
"Ada tekanan besar untuk menanyakan pertanyaan itu, tapi jawabannya sangat mengecewakan," tulis akun @DhioFaiz.
Netizen menyayangkan respons Jokowi yang seolah tak menganggap serius tragedi Kanjuruhan.
Ada pula yang menyoroti gelak tawa Kepala Negara dan para menterinya sebelum meninggalkan ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.