Driver Ojol Kini Bisa Ajukan KUR hingga Rp500 Juta, Ini Syaratnya
Driver ojol kini dapat mengajukan KUR hingga Rp500 juta. Simak syarat, dokumen, dan plafon pinjaman yang berlaku mulai Juli 2026.
Tangkapan layar foto mahasiswa UI berinisial HAS yang terlibat kecelakaan dengan purnawirawan polri/Twitter
Harianjogja.com, SOLO—Polda Metro Jaya akhirnya mencabut status tersangka yang dilekatkan pada mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berinisial HAS, terkait kecelakaan yang dialaminya. Setelah rekonstruksi dilakukan, Polda Metro Jaya mengaku adanya kesalahan atau ketidaksesuaian administrasi prosedur dalam proses penyelidikan.
Di sisi lain, AKBP (purn) Eko Setio Budi Wahono juga tidak ditetapkan sebagai tersangka karena berada di jalur yang benar saat kecelakaan terjadi.
BACA JUGA : Kasus Mahasiswa UI Tewas Justru Jadi Tersangka
"Polda Metro Jaya menemukan beberapa ketidaksesuaian administrasi prosedur sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana terkait proses penetapan status dan tahapan lainnya terhadap perkara tersebut. Menyampaikan permohonan maaf terhadap beberapa ketidaksesuaian dalam tahapan tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan resminya, Senin (6/2/2023), dikutip dari Antara.
Tolak damai
Meski pihak kepolisian sudah membersihkan nama baik HAS, pihak keluarga masih tetap ingin menempuh jalur hukum mengenai kecelakaan yang terjadi pada 6 Oktober 2022.
Ibunda HAS, Dwi Syaveira, mengatakan bahwa pihaknya tetap menempuh jalur hukum karena sejak awal telah menolak upaya restorative justice (RJ).
"Kami menolak jalan damai, kami menolak mediasi yang dilakukan semua orang,” kata Dwi kepada wartawan, Selasa (7/2/2023).
Dwi Syaveira mengatakan alasan menolak adanya damai dan mediasi karena ingin kasus dibuka dan diselesaikan secara transparan. Ia juga akan terus berjuang mencari keadilan untuk anaknya, meski status tersangka sudah dicabut.
“Kami hanya ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya, itu yang kami tempuh sekarang. Siapapun itu, apapun pangkatnya kita di negara hukum, kami ingin, kami mencari keadilan yang seadil-adilnya. Kami mohon untuk warga Indonesia, untuk dapat mengawal sampai tuntas,” katanya.
BACA JUGA : Purnawirawan Penabrak Mahasiswa UI Ingin Nyaleg
Diketahui, kecelakaan yang melibatkan mahasiswa UI bernama M Hasya Attalah Syahputra (HAS) dan purnawirawan Polri, Eko Setio Budi Wahono terjadi di Jalan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, 6 Oktober 2022.
HAS yang tewas ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaian. Sedangkan pengemudi mobil menjadi saksi. Hal ini kemudian menuai polemik publik karena korban tewas malah menjadi tersangka. Polda Metro Jaya lalu melakukan rekonstruksi ulang pada 2 Pebruari 2023 sehingga status tersangka dicabut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Driver ojol kini dapat mengajukan KUR hingga Rp500 juta. Simak syarat, dokumen, dan plafon pinjaman yang berlaku mulai Juli 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.