Konsumsi Pertalite Meningkat, Tambahan Kuota BBM Subsidi Diusulkan
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8/2022) - Dok. KCIC
Harianjogja.com, JAKARTA—Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) digadang-gadang mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan menjadi salah satu tulang punggung perkembangan transportasi di Indonesia. Pengembangan kereta cepat ini disebut-sebut merupakan yang pertama kali di Asia Tenggara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika melakukan kunjungan ke Proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Stasiun Tegalluar, Bandung, secara khusus mengatakan bahwa proyek ini akan memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia. Dia mengatakan pengembangan kereta cepat ini merupakan yang pertama kali di Asia Tenggara.
“Ini adalah kereta cepat pertama di wilayah Asia Tenggara, kecepatannya bisa mencapai 350 kilometer per jam,” jelas Budi di Stasiun Tegalluar, Bandung, Sabtu (28/1/2023).
Pemerintah juga telah mengembangkan jenis transportasi lain untuk menopang mobilitas masyarakat, seperti MRT Jakarta. Budi Karya menuturkan, pada awalnya banyak pihak yang mengeluhkan besarnya biaya yang diperlukan untuk membangun proyek tersebut.
Baca juga: Kasus Mahasiswa UI Tewas Justru Jadi Tersangka, Sempat Ditawari Damai
“Semua orang tahu bahwa cost (kerugian) yang diakibatkan oleh kemacetan itu triliunan rupiah. MRT bisa berkontribusi besar dalam mengurangi kerugian itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia juga optimistis proyek kereta cepat ini sudah dapat beroperasi sesuai target pada Juli 2023 mendatang. Budi Karya mengatakan kereta cepat akan menyeleasikan tes konsorsium pada Juli tahun ini.
Dia menuturkan selama proses pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Kemenhub dan semua pihak terkait seperti PT KAI, PT KCIC, dan lainnya mempelajari banyak hal terkait seluk beluk pembangunan sarana transportasi ini.
Selain itu, Kemenhub juga menjalin kerja sama dengan konsultan Inggris untuk memastikan kesiapan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
“Harapannya dengan pembelajaran ini, kita belajar banyak dan nantinya jadi modal tambahan untuk mengembangkan kereta cepat di Indonesia," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Pansus Papua DPD RI merekomendasikan evaluasi pendekatan keamanan di Maybrat agar warga tetap aman dan leluasa beraktivitas.
Cleansing LBS Sleman untuk proyek kereta gantung Prambanan rampung. Pemrakarsa kini bisa memproses perubahan LSD di Kementerian ATR/BPN.
Kemenpar mengandalkan gastronomi untuk mengejar target 16–17 juta wisman 2026. Kunjungan Januari–Juli mencapai 8,97 juta.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Polisi mencocokkan DNA keluarga rombongan wartawan hilang dengan jasad laki-laki yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.