Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha (tengah), bersama Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP PSI Dea Tunggaesti (kiri) menunjukkan berkas pencalonan bacaleg untuk pemilu 2024 saat pembukaan pendaftaran bacaleg di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (6/6/2022)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan masih akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.
Juru Bicara PSI Dedek Prayudi alias Uki mengungkapkan berdasarkan hasil rembuk rakyat atau jajak pendapat yang dilakukan di situs PSI selama Februari hingga September 2022, Ganjar terpilih menjadi capres favorit.
"Memang Pak Ganjar yang diinginkan oleh akar rumput terutama oleh pemilih PSI, nah itu fakta yang tidak bisa kita tutupi," ujar Uki saat ditemui di Studio Cikajang, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).
Dia mengklaim, PSI ingin mendobrak gaya lama partai politik yang memilih capres secara diam-diam. Oleh sebab itu, mereka memilih capres yang sesuai hasil jajak pendapat.
"Karena memang cara berpolitik kami sukanya buka-bukaan," ungkapnya.
PSI, lanjutnya, meski merasa tersindir karena pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, akan tetap mengikuti hasil rembuk rakyat yang mereka lakukan.
"Kami tidak akan mundur soal dukungan kami terhadap Pak Ganjar 2024," jelas Uki.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyatakan permintaan maaf secara terbuka kepada Megawati soal pancapresan Ganjar. Grace merasa pidato Mega menyindir PSI.
Sebagai informasi, Megawati saat memberikan pidato dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50 memang sempat menyatakan kebingungannya karena ada parpol yang mengusung capres yang bukan kadernya sendiri.
“Kami paham bahwa apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam pidato di acara HUT ke-50 PDIP ditujukan ke PSI,” ujar Grace dalam keterangannya via video, Rabu (11/1/2023).
Dia mengatakan, sebagai partai politik baru, maka PSI belum bisa melahirkan capres yang berasal dari internal partai. Oleh sebab itu, dia meminta maaf.
“Dalam kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, PSI meminta maaf kepada Ibu Mega,” ungkap Grace.
Menanggapi itu, Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan pihaknya menerima permintaan maaf Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Sudah pasti menerima, karena kita sebagai sesama anak bangsa tentu latihan pertama berterima kasih, kedua meminta maaf. Kalau itu dilaksanakan ya pasti oke. Kecuali syarat-syaratnya tidak dipenuhi, kan kita kalau salah minta maaf, nama juga kekhilafan masa tidak di oke kan,” ujar Pacul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Rabu (11/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ciblon Dining & Coffee bukan sekadar tempat untuk menikmati hidangan dan kopi, tetapi merupakan bagian dari pengalaman hospitality yang dirancang dengan penuh p
Pelatih senior Iwan Setiawan meninggal dunia pada usia 68 tahun. Persija, Borneo FC, Persela hingga APSSI menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok berpeng
Kisah Yasutomo Ihara, mantan stuntman serial Super Sentai yang dijuluki Spider-Man Thief setelah membobol 43 rumah dan dijatuhi hukuman penjara.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan konektivitas digital.
Survei Forbes Advisor mengungkap 13 penyebab perceraian. Kurangnya dukungan keluarga berada di posisi pertama dengan 43 persen.