OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Ilustrasi Pesawat Jetstar./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Pesawat Jetstar Japan 501 mendarat darurat di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair Prefektur Aichi, Jepang karena ancaman bom. Hal ini juga memicu sebanyak 63 penerbangan dibatalkan dan empat pesawat terpaksa mengubah tujuan penerbangan.
Pesawat yang seharusnya menuju Bandara Internasional Narita dekat Tokyo menuju Fukuoka kembali mendarat pukul 07.40 waktu setempat pada Sabtu (7/1/2023).
Melansir dari NHK, media asal Jepang menyatakan ancaman bom itu datang melalui panggilan telepon ke Bandara Internasional Narita Sumber yang diyakini berasal dari Jerman sekitar pukul 6:20 pagi.
Terdengar suara pria dalam bahasa Inggris mengatakan ia telah menanam bom plastik seberat 100 kilogram di area kargo pesawat Jetstar dan mengancam akan meledakkan bom jika tidak dapat berbicara dengan manajer.
BACA JUGA: Sultan Persilakan Bandara YIA Ditawarkan ke Investor
Seusai pendaratan darurat, pesawat yang berisi 136 penumpang dengan enam awak pesawat, Polisi langsung mengamankan dan menyisir seluruh bagian pesawat terutama area kargo namun tidak menemukan bahan peledak apapun.
Insiden itu memaksa Bandara Chubu Centrair menutup landasan pacu dan baru kembali beroperasi setelah dinyatakan aman sekitar pukul 12.15 waktu setempat atau setelah 4,5 jam berlalu.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun setidaknya terdapat lima orang terluka akibat proses evakuasi dengan perosotan darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
BPK menyoroti ketidakjelasan status kelembagaan SKK Migas yang dinilai berdampak pada tata kelola dan ketahanan energi nasional.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.