Ada Ancaman Bom, Lebih dari 60 Penerbangan di Jepang Dibatalkan

ST22
ST22 Minggu, 08 Januari 2023 17:57 WIB
Ada Ancaman Bom, Lebih dari 60 Penerbangan di Jepang Dibatalkan

Ilustrasi Pesawat Jetstar./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA — Pesawat Jetstar Japan 501 mendarat darurat di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair Prefektur Aichi, Jepang karena ancaman bom. Hal ini juga memicu sebanyak 63 penerbangan dibatalkan dan empat pesawat terpaksa mengubah tujuan penerbangan.

Pesawat yang seharusnya menuju Bandara Internasional Narita dekat Tokyo menuju Fukuoka kembali mendarat pukul 07.40 waktu setempat pada Sabtu (7/1/2023).

Melansir dari NHK, media asal Jepang menyatakan ancaman bom itu datang melalui panggilan telepon ke Bandara Internasional Narita Sumber yang diyakini berasal dari Jerman sekitar pukul 6:20 pagi.

Terdengar suara pria dalam bahasa Inggris mengatakan ia telah menanam bom plastik seberat 100 kilogram di area kargo pesawat Jetstar dan mengancam akan meledakkan bom jika tidak dapat berbicara dengan manajer.

BACA JUGA: Sultan Persilakan Bandara YIA Ditawarkan ke Investor

Seusai pendaratan darurat, pesawat yang berisi 136 penumpang dengan enam awak pesawat, Polisi langsung mengamankan dan menyisir seluruh bagian pesawat terutama area kargo namun tidak menemukan bahan peledak apapun.

Insiden itu memaksa Bandara Chubu Centrair menutup landasan pacu dan baru kembali beroperasi setelah dinyatakan aman sekitar pukul 12.15 waktu setempat atau setelah 4,5 jam berlalu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun setidaknya terdapat lima orang terluka akibat proses evakuasi dengan perosotan darurat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online