Banggar DPR Beri 18 Rekomendasi ke Purbaya soal APBN 2025
Banggar DPR memberikan 18 rekomendasi kepada Menteri Keuangan Purbaya terkait pertanggungjawaban APBN 2025, termasuk soal pajak dan utang.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Big Data Laboratorium Indonesia 2045 (LAB45) menunjukkan isu tiga periode masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), penundaan pemilihan umum (pemilu), dan perpanjangan masa jabatan presiden merupakan isu politik paling banyak dibincangkan warganet sepanjang 2022.
Berdasarkan data yang dikumpulkan dari perbincangan dunia maya, 80% hingga 90% warganet menolak wacana presiden tiga periode, penundaan pemilu, dan perpanjangan masa jabatan presiden.
“Isu penolakan tiga periode sendiri tidak hanya berasal dari klaster kontra pemerintah, tapi terlihat dari akun-akun yang selama ini menjadi pendukung Jokowi,” kata Analis Utama Big Data LAB45, Diyauddin, Jumat (30/12/2022).
Diyauddin menuturkan dalam temuan LAB45, di pengujung 2022, wacana penundaan pemilu dikaitkan dengan resesi ekonomi yang diprediksi akan terjadi pada 2023. Akun-akun oposisi atau kontra pemerintah terlihat mencurigai narasi resesi atau krisis ekonomi akan digunakan kelompok tertentu sebagai argumentasi untuk memuluskan wacana penundaan pemilu.
BACA JUGA: Ketum PSSI Angkat Replika Trofi Piala Dunia 2022, Warganet: Ingat Tanggung Jawab Kanjuruhan
Dia menambahkan, selain menangkap isu tentang perpanjangan masa jabatan presiden, Big Data juga menangkap sentimen negatif yang cukup tinggi selama 2022.
Adapun isu yang direspons secara negatif dari warganet di antaranya terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kelangkaan minyak goreng, polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker), hingga Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).
Dari sisi pendengung (buzzer), buzzer dari berbagai kalangan juga turut aktif dalam merespons isu-isu yang ada, seperti klaster pro pemerintah, klaster partai oposisi, klaster aktivis, dan klaster kelompok spektrum ideologi kanan konservatif.
Tak hanya itu, sambung dia, Big Data juga melihat eksposur tertinggi figur politik yang dibicarakan berasal dari politisi yang sudah malang melintang di dunia perpolitikan.
Tercatat, nama Anies Baswedan, Erick Thohir, Mahfud MD, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo selalu disebut-sebut dalam perbincangan di dunia maya. Keempat nama tersebut, kecuali Mahfud MD, selalu dikaitkan dengan isu calon Presiden dan calon Wakil Presiden 2024.
"Prediksi kami untuk 2023 isu penundaan pemilu masih akan menjadi perhatian warganet. Kemudian disusul dengan isu resesi/krisis ekonomi global yang kemungkinan berdampak negatif pada ekonomi nasional, serta hal-hal terkait pemilu 2024 yang kemungkinan akan menunjukkan polarisasi di media sosial,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Banggar DPR memberikan 18 rekomendasi kepada Menteri Keuangan Purbaya terkait pertanggungjawaban APBN 2025, termasuk soal pajak dan utang.
Pemerintah mengoperasikan 52 pesawat untuk menangani karhutla di enam provinsi prioritas di Sumatra dan Kalimantan.
BNN menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter yang diperkirakan berpotensi berdampak pada 14,1 juta jiwa.
Dua gajah sumatera Deo dan Sinta tiba di Tabang Zoo setelah menempuh perjalanan lima hari dari Gembira Loka Zoo Jogja.
Kokap Kulonprogo mengandalkan potensi lokal, Kopi Roro, Waduk Sermo, dan padat karya untuk membuka peluang ekonomi masyarakat.
Impor tanaman hias Indonesia mencapai Rp18 triliun pada 2025. ASA Indonesia mendorong petani lokal meningkatkan produksi aglaonema.