Tambang Emas Ilegal Longsor di Angola, 28 Penambang Tewas
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Pupuk bersubsidi/Ilustrasi-JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin stok pupuk tersedia selama musim tanam periode Oktober 2022-Maret 2023.
VP Humas Pusri Soerjo Hartono di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, mengatakan, pada penghujung tahun ini Pusri menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi di setiap gudang lini II terpenuhi sesuai ketentuan di Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, dan Jawa Timur.
BACA JUGA: Pupuk Bersubsidi Siap Didistrubisikan untuk Musim Tanam Baru
“Pupuk bersubsidi telah kami didistribusikan sesuai dengan ketentuan pemerintah, yaitu disalurkan kepada petani yang telah terdaftar dan masuk dalam e-RDKK. Hal ini dilakukan agar mempermudah proses evaluasi dan alokasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan)," kata Soerjo.
Kementan telah menetapkan sejumlah ketentuan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ini, diantaranya petani wajib tergabung dalam kelompok tani, menggarap lahan maksimal dua hektare, menyusun dan memiliki alokasi pada sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), serta pada wilayah tertentu menggunakan Kartu Tani.
Selain Pusri juga menyiapkan stok pupuk non-subsidi dan rangkaian produk inovasi Pusri seperti pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk sawit, serta pupuk NPK Kopi dan NPK Singkong.
Pusri juga mendorong kesejahteraan petani melalui Program Makmur (Agrosolution) yang terbukti meningkatkan produktivitas hasil pertanian sampai 20-30 persen. Bersama seluruh anggota Pupuk Indonesia Grup, pihaknya berkolaborasi serta mensosialisasikan Program Makmur kepada seluruh petani di Indonesia agar petani dapat lebih sejahtera.
Program Makmur ini tersebar di berbagai provinsi diantaranya Bangka Belitung, Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dengan rincian tanaman pangan 8.807,5 hektare dan tanaman perkebunan 30.099,99 hektare.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.