Banjir Semarang, 313 KK Terdampak dan Lansia Dilaporkan Hanyut
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Suasana Taman Budaya Yogyakarta./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana melanjutkan pembangunan Taman Pintar Dua atau Taman Budaya yang berlokasi di kawasan Embung Giwangan pada 2023 dengan memanfaatkan dana keistimewaan (danais).
BACA JUGA: Pembangunan Taman Budaya Bantul Tunggu Amdal
“Pembangunan dilanjutkan pada tahun depan dengan dana yang cukup besar sekitar Rp20 miliar,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Agus Tri Haryono, Kamis (8/12/2022).
Perencanaan pembangunan akan dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Kota Jogja dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja.
“Tentunya, nanti akan ditetapkan prioritas pembangunan yang akan dilakukan tahun depan. Apakah untuk kebutuhan ‘main gate’ atau penambahan zona terlebih dulu,” katanya.
Menurut dia, pekerjaan pembangunan Taman Pintar Dua Yogyakarta memang harus dilakukan bertahap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Jogja.
Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Yogyakarta Retno Yuliani mengatakan hal senada yaitu, pembangunan Taman Pintar Dua yang kemudian disebut sebagai Taman Budaya Yogyakarta harus dilakukan bertahap karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Pada tahun anggaran 2022, tidak ada kegiatan pembangunan fisik yang dilakukan di Embung Giwangan sehingga fasilitas yang ada di lokasi tersebut juga masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu embung, jogging track, toilet, mushola, dan lampu penerangan.
Hingga saat ini, realisasi fisik pembangunan Taman Budaya di Embung Giwangan baru mencapai sekitar 30 persen.
Sedangkan untuk 2023, pembangunan akan disesuaikan antara ketersediaan anggaran dengan rencana awal yaitu pembangunan panggung terbuka, penanda, dan lainnya.
Selama belum ada kegiatan pembangunan, UPT Taman Budaya Yogyakarta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkan kawasan Embung Giwangan untuk berbagai aktivitas namun dengan terlebih dulu mengajukan izin.
Retno menambahkan, keberadaan Taman Budaya yang berlokasi di Yogyakarta bagian selatan ditujukan untuk menjadi lokomotif pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Embung Giwangan dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada 2019 di lahan milik Pemerintah Kota Jogja yang berlokasi di Jalan Tegalturi dan mampu menampung sekitar 9.210 meter kubik air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.