TKA SD dan SMP Bakal Diubah, Mapel Baru Mulai Disiapkan
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
\"Lord Rangga\" Sunda Empire/ Dok
Harianjogja.com, JAKARTA— Kabar duka datang dari mantan petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Ranggasasana alias Lord Rangga yang dikabarkan meninggal pagi ini, Rabu 7 Desember 2022.
Dia dikabarkan meninggal di Brebes, Jawa Tengah.
Kabar kematiannya menyebar dengan cepat di Internet dan netizen mengungkapkan rasa dukanya.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Edi Raharjo alias Lord Rangga bin almarhum Murwat Hadi Wijaya. Meninggal pukul 5.30 tadi pagi di RS Mutiara Bunda Tanjung," demikian kabar yang diungkap di akun Facebook Pesona Ketanggungan dikutip dari Tempo.
Hingga 15 jam lalu, Lord Rangga masih membuat unggahan di akun Instagramnya. Lord Rangga membuat video humor tentang Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat, yang disebutnya merupakan satelit dunia.
"Gedung Sate adalah gedung sentra satelit yang pertama kali di dunia buat yang menjadi pos pertama kali di dunia menjadi kantor pos dan telekomunikasi. Kiranya ini merupakan perenungan kita dan menjadi pikiran kita untuk sama-sama mencari. Mari kita mengkaji bersama. Salam mulia, jaya-jaya." tulisnya.
Gagasan Lord Rangga tentang Sunda Empire pernah menghebohkan jagat maya. Ia pernah membahas soal Amerika yang dimerdekakan oleh Banten.
"Amerika mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir pada saat itu. Dari paman Sultan Ki Ageng Tirtayasa kemudian diteruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan lah pada saat itu Amerika. Makanya, Banten punya seri (plat) mobil A, yaitu Amerika," kata Rangga dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, setahun lalu.
Kabar ini membuat duka netizen pagi ini. Netizen, yang selama ini terhibur dengan celetukan-celetukan Lord Rangga, mengungkapkan duka cita dan terima kasih kepada pria yang mangkat di usia 55 tahun ini di Twitter.
Di akun Instagram Lord Rangga pun dibanjiri ungkapan duka dan pertanyaan konfirmasi kebenaran berita tersebut pada kolom komentar unggahan terakhirnya.
"Tatanah 'new world' yang pernah Lord Rangga usulkan, kini terkubur bersama jasadmu di tanah. Terima kasih, Lord. Tidurlah dengan tenang di sana, perjuanganmu akan kami lanjutkan!" cuit @txt***.
"Maaf euy, bukan menfess lucu. Ini berita duka. Lord Rangga, petinggi Sunda Empire dikabarkan meninggal dunia," cuit @bdngfess. "Selamat jalan, Lord Rangga," tulis @ndorokakung.
"Ke sini gara-gara lihat di Twitter, katayanya meninggal? Hoax apa beneran si," tulis @sabila***.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.