Mencegah Kecurangan SNPMB, Forum Warek Akademik Indonesia Berkumpul
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. - Harian Jogja/Ist
Harianjoga.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan isyarat partai politik (parpol) yang akan bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), usai jamuan makan malam bersama ketua umum partai dari KIB, di Jakarta, Rabu (30/11/2022).
BACA JUGA: Australia Lolos ke Babak 16 Besar
Ia menganalogikan warna partai-partai politik yang akan bergabung dengan sekoci koalisinya tersebut sama dengan warna bola Piala Dunia 2022 yang dipegang Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat pertemuan itu. Warna bola Piala Dunia 2022 didominasi putih yang bercampur dengan biru dan merah.
"Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini," kata Airlangga.
Namun, ketika ditanyakan parpol mana yang merujuk pada warna bola tersebut, Airlangga hanya menyerahkannya pada tafsir bebas publik. “Itu terjemahin sendiri," ujarnya.
Ia juga memberi isyarat parpol yang akan bergabung dengan KIB memiliki warna yang sama dengan nuansa pakaian yang sering dipakai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), serta warna pakaian yang dikenakan oleh Zulkifli Hasan pada pertemuan itu yakni biru.
"Tentu warnanya ada yang dipakai oleh kawan kita di sini, dan juga ada juga yang warnanya ada nuansa pakaian yang sering dipakai Bapak Presiden, yang bagian dari bola itu juga," katanya lagi.
Ia pun mengibaratkan proses KIB saat ini yang masih membuka diri bagi parpol lain untuk bergabung dalam sekoci koalisinya sama halnya dengan membangun sebuah fondasi bangunan.
"Membangun sebuah fondasi bangunan untuk membangun Indonesia, yang fondasinya kuat dindingnya kokoh, sirkulasi udaranya bagus dan juga kita berharap bangunannya ini akan diperkuat," katanya pula.
Ia lantas berkata, "Dan juga kita sepakat bahwa kita ingin membawa demokrasi ini sebagai sebuah kegiatan ataupun pesta rakyat".
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu, juga mengatakan KIB yang solid sejak awal dibentuk telah menelurkan visi misi, bahkan sudah mensosialisasikannya di beberapa daerah, baik itu Jawa Timur maupun Sulawesi Selatan.
"Visi-misi yang diberi nama PATEN atau Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional mendapatkan respons publik yang cukup baik, dan itu terus akan kita lengkapi," katanya menegaskan.
Selain sepak bola dan dinamika politik, ia menyebut pertemuan pada acara jamuan makan malam itu membahas berbagai hal. Termasuk, menjadi ajang syukuran atas dilantiknya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan pada Rabu (23/11).
"Sejak beliau dilantik, kita belum pernah merayakan, jadi kita mensyukuri pada malam hari ini," kata Airlangga.
Acara jamuan makan malam yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu berlangsung selama sekitar satu jam. Selain dihadiri langsung oleh ketiga ketua umum partai yang tergabung dalam KIB tersebut, tampak hadir pula Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara, serta Bendahara Umum Partai Golkar Dito Ganinduto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.
Keraton Yogyakarta menegaskan food truck di Alkid telah mengantongi izin. Dugaan pungutan parkir disebut bukan pungutan resmi Keraton.
Logo Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menyimpan makna di balik warna ungu, emas, hijau serta huruf A dan N yang mewakili Asia, Aichi, dan Nagoya.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menyebut kondisi fiskal DIY masih aman hingga akhir 2026 meski pemerintah daerah harus terus menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerint