Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Chen EXO - Allkpop
Harianjogja.com, JOGJA—Personel idol grup EXO, Chen, mengumumkan penundaan perilisan mini album solo ketiganya yang berjudul Last Scene. Hal ini dilakukan pasca tragedi di Itaewon.
Melansir Allkpop, agensi yang menaunginya, SM Entertainment mengumumkan bahwa tanggal perilisan mini album ketiga Chen yang dijadwalkan pada Senin (31/10/2022) telah ditunda.
Keputusan itu, lanjut SM, dibuat dengan maksud menyampaikan belasungkawa kepada korban tragedi Itaewon yang terjadi pada Sabtu (29/10/2022) malam. “Kami meminta pengertian dari para penggemar untuk menunggu album,” tulis SM dalam pertanyaannya dikutip dari Allkpop pada Minggu (30/10/2022).
“Kami dengan tulus berterima kasih kepada penggemar atas minat mereka pada mini album ketiga Chen ‘Last Scene’ dan kami akan memberi tahu Anda segera setelah tanggal rilis dikonfirmasi,” lanjutnya.
Sebelumnya, Chen telah merilis teaser video musik untuk lagu utama pada Sabtu (29/10/2022) kemarin.
Penundaan ini dilakukan mengingat tragedi Itaewon yang menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Pemerintah Korea Selatan juga mengumumkan masa berkabung nasional untuk tragedi nasional ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Allkpop
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata