Data Modal Asing Tak Lagi Dirilis BI, Ini Alasannya
Bank Indonesia menghentikan rilis mingguan data aliran modal asing dan kini hanya melaporkan kepemilikan SRBI mulai pekan ini.
Ustaz Yusuf Mansur./instagram @yusufmansurnews
Harianjogja.com, JAKARTA -- Penceramah kondang Yusuf Mansyur kembali viral di jagat media sosial. Kali ini, dia mengaku menjadi Komisaris dari perusahaan superapp yakni Grab Holdings Ltd. (GRAB).
Pada video pendek berdurasi sekitar 1 menit di YouTube, Yusuf mengaku menjadi komisaris dari Grab.
"Saya Komisaris di sana. Oh, iya. Gue diem aja digaji. Karena Grab mempersilahkan saya belajar dan saya juga nawaitu belajar," ujarnya pada video tersebut, yang diunggah dengan judul "Yusuf Mansur Komisaris Grab", dikutip Jumat (7/10/2022).
Dalam video tersebut juga, Yusuf mengeklaim dirinya sudah menandatangani dan menyetujui untuk menjadi komisaris dari perusahaan itu.
"Ketika saya tanda tangan mengiyakan jadi Komisaris Grab, dengan izin Allah saya [belajar]," lanjutnya.
Awalnya, Yusuf menjelaskan bahwa Grab sudah menyandang title Decacorn. Seperti diketahui, decacorn merujuk pada level perusahaan rintisan atau startup yang memiliki valuasi nilai sekitar US$10 miliar atau setara dengan sekitar Rp140 triliun.
Grab pun telah menyandang titel Decacorn sejak sekitar tiga tahun lalu yakni pada 2019.
BACA JUGA: Gunakan Airbus, Maskapai Bertarif Rendah TransNusa Buka Rute ke YIA
"Saya lihat Grab di mana-mana sudah jadi Decacorn. Artinya 10 kali lipat [lebih besar dari Unicorn]. Selamat Grab," terangnya.
Setelah pernyataan klaim Yusuf viral, pihak Grab Indonesia membantah klaim tersebut. Melalui keterangan resmi, Grab Indonesia menegaskan bahwa Yusuf Mansyur bukan merupakan bagian dari jajaran komisaris perusahaan itu.
"Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustadz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia Dewi Nuraini melalui keterangan resmi, Jumat (7/10/2022).
Berdasarkan situs resmi Grab di https://investors.grab.com/corporate-governance/board-of-directors, nama penceramah tersebut memang tidak tertera di jajaran petinggi perusahaa. Berikut daftar lengkap direksi Grab :
- Chief Executive Officer, Co-Founder and Chairman : Anthony Tan
- Co-Founder and Director : Hooi Ling Tan
- Independent Director : Dara Khosrowshahi
- Independent Director : Ng Shin Ein
- Independent Director : John Rogers
- Independent Director : Oliver Jay
"Ustadz Yusuf Mansur tidak pernah terdaftar menjadi Dewan Komisaris Grab Holdings Limited (NASDAQ:GRAB). Informasi resmi terkini mengenai struktur organisasi Grab Holdings Limited dapat diakses publik melalui tautan https://investors.grab.com/corporate-governance/board-of-directors," tegas Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia menghentikan rilis mingguan data aliran modal asing dan kini hanya melaporkan kepemilikan SRBI mulai pekan ini.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.